Negara Asean+3 Sepakat Pulihkan Ekonomi dari Covid-19

Michelle Natalia, Jurnalis · Sabtu 19 September 2020 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 19 320 2280362 negara-asean-3-sepakat-pulihkan-ekonomi-dari-covid-19-SZKwEyy8f8.jpg Ekonomi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara Asean bersama China, Jepang, dan Korea Selatan yang tergabung dalam forum Asean+3 menyepakati beberapa langkah penguatan terhadap kerja sama Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kerjasama ini untuk meningkatkan efektifitasnya sebagai instrumen guna mendukung ketahanan ekonomi dan keuangan regional.

Adapun langkah penguatan tersebut antara lain peningkatan porsi fasilitas CMIM IMF De-Linked Portion (IDLP) dari semula 30% menjadi 40% dan penambahan komponen mata uang lokal negara-negara anggota Asean+3 pada fasilitas CMIM.

"Kesepakatan tersebut menandai peringatan 10 tahun kerja sama CMIM sebagai salah satu komponen penting dalam jaring pengaman keuangan global," kata Perry dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (19/9/2020).

Baca Juga: 6 Fakta Cash is King saat Resesi, Nomor 5 Tolong Dipahami

Dia melanjutkan negara-negara yang tergabung forum Asean+3 juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan kerja sama keuangan regional untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan keuangan di kawasan, terutama di tengah kondisi pandemi Covid-19.

"Pemerintah dapat lebih memfokuskan perhatiannya pada upaya akselerasi realisasi APBN untuk mendorong pemulihan perekonomian nasional, termasuk dalam mendukung UMKM," katanya.

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo melakukan penanganan Covid-19 secara komprehensif. Serta, menekankan bahwa koordinasi dan kerja sama di antara pemangku kebijakan merupakan kunci utama.

Sejalan dengan itu, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi antara ekspansi moneter dan akselerasi stimulus fiskal Pemerintah.

" Melalui partisipasi Bank Indonesia dalam membiayai pengeluaran pemerintah untuk penanganan Covid-19," katanya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh beberapa lembaga internasional, yaitu Asean+3 Macroeconomic Research Office (AMRO), Asian Development Bank (ADB), dan International Monetary Fund (IMF), sebagai mitra Asean+3. Kehadiran lembaga-lembaga tersebut dimaksudkan untuk memberikan pandangan mengenai kondisi ekonomi dan keuangan terkini, baik regional maupun global, serta rekomendasi kebijakan yang dapat diambil untuk mengatasi dampak dari pandemi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini