Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Khawatir Rasio Kredit Macet, Investor Belum Lirik Saham Perbankan

Fadel Prayoga , Jurnalis-Minggu, 20 September 2020 |08:01 WIB
Khawatir Rasio Kredit Macet, Investor Belum Lirik Saham Perbankan
Uber (Foto: The Independent)
A
A
A

JAKARTA - Di tengah kondisi pasar yang tak menentu, emiten perbankan dinilai masih belum menjadi pilihan investor pada perdagangan saham seminggu ke depan. Salah satu pemicunya karena belum ada yang bisa memastikan tingkat kredit macet atau NPL bank akan stagnan atau menurun.

"Saham-saham perbankan masih cukup volatile seiring kondisi saat ini di mana pelaku pasar mengkhawatirkan tingkat NPL," kata Analis CSA Research Institute Reza Priyambada saat dihubungi, Minggu (20/9/2020).

Baca Juga: Meraup Cuan dari Saham Perbankan tapi Jangan Terlalu Agresif

Meski begitu, masih terbuka peluang saham perbankan bergerak positif. Indikator itu dapat terlihat dari keputusan Bank Indonesia tetap mempertahankan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada level 4.0%. Demikian juga dengan suku bunga Deposit Facility tetap 3,25% dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,75%.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement