Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sisa Anggaran Subsidi Gaji Dioper ke Guru Honerer, Simak 4 Faktanya

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 05 Oktober 2020 |07:37 WIB
Sisa Anggaran Subsidi Gaji Dioper ke Guru Honerer, Simak 4 Faktanya
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah akan memberikan BLT subsidi gaji kepada guru honorer di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Hingga saat ini, Kemnaker mencatat subsidi gaji tahap V telah dikirim kepada 578.230 pekerja pada 29 September 2020. Kemudian pada 30 September 2020 atau sehari kemudian, subsidi gaji diberikan lagi kepada 40.358.

Berikut Fakta-Fakta Guru Honorer Dapat BLT Subsidi Gaji, Jakarta Senin (5/10/2020):

Baca Juga: 2,4 Juta Pekerja Gagal Terima BLT Subsidi Gaji Rp600.000/Bulan, Ini Penyebabnya

1. Anggaran BLT Guru

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, anggaran BLT bagi guru honorer merupakan sisa yang tidak terpakai dari target penyaluran subsidi gaji yang harusnya diterima 15,7 juta pekerja. Sebab, hingga saat ini baru 12,4 juta data pekerja yang valid, sehingga ada sisa sekitar 3,3 juta peserta dari target sebanyak 15,7 juta pekerja.

Baca Juga: Pekerja Belum Terima BLT Subsidi Gaji Rp1,2 Juta, Menaker: Sabar

Pihaknya akan mengembalikan sisa anggaran ke Kementerian Keuangan untuk kemudian disalurkan kembali ke Kemendikbud dan Kemenag.

"Selain para pekerja bergaji di bawah Rp5 juta, ada sektor lain yang juga lain yang sangat membutuhkan bantuan subsidi gaji/upah ini. Mereka adalah para guru honorer dan guru agama. Maka Kemnaker akan menyerahkan sisa anggaran akan dikembalikan ke Bendahara Negara," kata Ida dalam video virtual.

 

2. Subsidi Guru untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut untuk bantuan penghasilan bagi guru honorer dan guru agama itu langsung dengan Kemendikbud dan Kemenag sebagai leading sektor.

"Sekali lagi Kami sampaikan bahwa subsidi gaji/upah adalah salah satu upaya kita bersama dalam mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19. Oleh karenanya, Kami berharap Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi upah/gaji hendaknya digunakan untuk membeli kebutuhan primer misalnya sembako atau produk buatan dalam negeri dan UMKM kita," tandasnya.

3. 1,8 Juta Guru Honerer Ditransfer BLT

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyiapkan program perluasan Subsidi Upah untuk Guru Honorer, Perluasan Banpres Produktif dari Rp9 juta menjadi Rp15 juta, Beli Produk UMKM, dan Voucher Pariwisata.

"Disampaikan program untuk guru honorer 1,8 juta. yang nanti akan dilaksanakan melalui kemendikbud dengan kebijakan sama dengan subsidi gaji," ujar Airlangga dalam video virtual.

4. Skema Subsidi Gaji

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan skema subsidi gaji bagi guru itu serupa dengan subsidi gaji pekerja bergaji di bawah Rp5 juta yang akan disalurkan. Itu berarti, setiap guru honorer akan mendapatkan insentif sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, atau totalnya Rp2,4 juta.

"Selama ini sudah ada 300 ribu melalui BPJS Jamsostek," katanya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement