JAKARTA - Disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja ternyata masih memberikan dampak positif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. IHSG ditutup naik 40,45 poin atau 0,82 persen ke level 4.999.
Technical Analyst Indo Premier Sekuritas Mino mengatakan, meskipun belum menyentuh level 5.000 kembali, jika diperhatikan sebenarnya kenaikan indeks ini cukup menarik sejak perdagangan kemarin terkait dengan sentimen disahkannya RUU Cipta Kerja oleh DPR.
Baca juga: Tak Sekuat Sesi I, IHSG Ditutup Naik 0,82% di 4.999
"Jadi, kalau kita perhatikan kemarin di sesi dua menjelang akhir ada isu akan disahkan ternyata benar disahkan kemudian market bergerak positif nah itu berlanjut sampai hari ini," ujar Mino dalam acara 2nd Session Closing Market IDX Channel, Selasa (6/10/2020).
"Jadi, hari ini market dari pagi sampai penutupan cukup positif karena sentimen dari pengesahan RUU Cipta Kerja," sambungnya.
Baca juga: Bursa Dunia Menghijau Jadi Angin Segar bagi IHSG
Selain RUU Cipta Kerja, Mino menyebut bahwa pasar modal Indonesia juga diramaikan kembali dengan investasi asing yang kembali masuk. Setidaknya ada dua bank big cap yang sahamnya banyak dibeli asing, yaitu BBCA dan BMRI.
"Hari ini memang asing masuk di dua bank besar, ada Bank BCA kemudian Bank Mandiri itu masing-masing net buy-nya sekitar Rp159 miliar dan Rp42 miliar. Ini cukup menarik karena year to date sebenarnya asing cukup banyak keluar di saham banking, walaupun belum bukti valid bahwa mereka benar-benar akan kembali masuk," kata dia.
Baca juga: Naik 1,03%, IHSG Bertahan di Atas Level 5.000 hingga Jeda Siang Ini
Dia menuturkan, saham-saham perbankan memang belakangan ini mengalami koreksi yang cukup dalam, dan penguatannya belakangan ini relatif masih dalam tahap awal jika benar-benar kenaikannya terkonfirmasi.
"Tentunya peluang untuk kenaikan lebih tinggi lagi itu masih terbuka sangat lebar, kalau kita lihat di akhir Agustus level BBCA di 33.000 sekarang itu di level 27.000. Jadi, artinya kalau memang ke depan investor lebih cenderung positif artinya peluang BBCA untuk kembali naik masih sangat terbuka," ucapnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.