Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Naik di Luar Kebiasaan, BEI Pantau Saham Saranacentral Bajatama

Fadel Prayoga , Jurnalis-Kamis, 08 Oktober 2020 |13:40 WIB
Naik di Luar Kebiasaan, BEI Pantau Saham Saranacentral Bajatama
saham (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pergerakan saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA). BEI mengumumkam telah terjadi peningkatan harga saham BAJA yang di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA), Rabu (7/10/2020).

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham BAJA yang di luar kebiasaan," kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10/2020).

 Baca juga: Naik 95,55%, Saham Saranacentral Bajatama Disuspensi

Sejatinya pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. "Informasi terakhir mengenai perusahaan tercatat adalah informasi tanggal 2 Oktober 2020 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia terkait penjelasan atas volatilitas transaksi," ujarnya.

Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham KPAS tersebut, kata Lidia, Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini. Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa.

 Baca juga: Suspensi Saham BAJA Dicabut

"Selain itu investor juga diharap mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS," tulis keterangan tersebut.

Investor diminta untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement