Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Efek Merger Bank Syariah, Saham BRIS Terus Cuan hingga 2021?

Fadel Prayoga , Jurnalis-Kamis, 15 Oktober 2020 |08:07 WIB
Efek Merger Bank Syariah, Saham BRIS Terus Cuan hingga 2021?
IHSG (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Belakangan investor tampak aktif memborong saham PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) yang dipicu oleh sentimen positif merger dengan 2 bank syariah milik bank BUMN lainnya.

Dari pantauan Okezone, Jakarta, Rabu (14/10/2020), saham BRIS hari ini ditutup menguat Rp280 atau 24,89% ke Rp1.405. Namun, itu patut diwaspadai oleh para investor dalam menggelontorkan dananya.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada menilai kenaikan itu hanya imbas dari efek kejut yang ditunjukan para investor dari merger bank syariah milik BUMN tersebut. Tapi, bila dilihat dari prospek jangka panjang atau hingga tahun 2021 itu masih belum bisa diprediksi.

"Trader-trader yang memanfaatkan kesempatan ini. Kan bisa aja kenaikan tersebut enggak akan sustain," kata Reza kepada Okezone, Kamis (15/20/2020).

Dia menilai pertumbuhan nilai saham itu tak akan terjadi terlalu lama, karena bergantung dari pemberitaan merger ketiga bank tersebut.

"Jadi, boleh dibilang, kenaikan yang terjadi merupakan kenaikan karena reaksi sesaat dari pelaku pasar dan seberapa cepat realisasi atas pemberitaan," katanya.

Menurut dia, pelaku pasar harus lebih cermat lagi bila untuk mengambil BRIS sebagai investasi jangka panjang.

"Yang jelas, setelah merger dilakukan harus kita cek kembali bagaimana pengaruhnya ke kinerja mereka, baik dari sisi lending kredit, pertumbuhan pendapatan, dan kinerja-kinerja lainnnya," ujarnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement