Virus Corona Menyebar, Harga Minyak Anjlok 3%

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 08:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 320 2300067 virus-corona-menyebar-harga-minyak-anjlok-3-iZUEE7Ch7i.jpg Minyak (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Harga minyak dunia turun lebih dari 3% pada hari Senin. Penurunan ini memperpanjang kerugian pekan lalu imbas melonjaknya kasus virus corona di Amerika Serikat dan Eropa.

Sementara, produksi minyak mentah Libya rebound menimbulkan kekhawatiran kelebihan pasokan.

Melansir CNBC, Jakarta, Selasa (27/10/2020), harga minyak jenis Brent turun USD1,31 atau 3,1% menjadi USD40,46 per barel. West Texas Intermediate (WTI) turun USD1,29 atau 3,2% menjadi USD38,56 per barel. Kedua kontrak harga minyak tersebut turun hampir 2,5% minggu lalu.

Amerika Serikat melaporkan jumlah tertinggi infeksi virus korona dalam dua hari hingga Sabtu, sementara di Prancis kasus baru virus corona mencapai rekor lebih dari 50.000 pada hari Minggu. Italia dan Spanyol memberlakukan pembatasan baru untuk menekan penyebaran virus corona.

Baca Juga: Gelombang Kedua Virus Corona, Wall Street Diselimuti Awan Mendung 

“Ini adalah hari Senin yang gelap di pasar minyak,” kata head of oil markets at Rystad Energy Bjornar Tonhaugen.

“Kami telah lama memperingatkan bahwa gelombang kedua virus corona dari langkah-langkah pembatasan virus korona yang ketat dapat diberlakukan kembali, dan itu sekarang terjadi secara nyata," katanya.

Sementara itu, National Oil Corp (NOC) Libya pada hari Senin mengakhiri keadaan kahar pada fasilitas yang tersisa yang ditutup saat blokade ekspor minyak selama delapan bulan oleh pasukan timur.

NOC mengatakan bahwa produksi Libya akan mencapai 1 juta barel per hari (bpd) dalam beberapa minggu mendatang, peningkatan yang lebih cepat dari yang diperkirakan banyak analis. Hal itu dapat mempersulit upaya Organisasi Negara Pengekspor Minyak untuk membatasi pasokan guna mengatasi permintaan yang lesu.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini