Sebelum Corona Datang, 7 Bank Gagal Sudah Terseok-seok

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 28 Oktober 2020 10:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 320 2300688 sebelum-corona-datang-7-bank-gagal-sudah-terseok-seok-uUiNZtgdv8.jpg Perbankan (Shutterstock)

JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyebut ada beberapa bank gagal yang sedang ditangani. 7 bank gagal paling banyak didominasi oleh perbankan kecil atau masih dalam BUKU I.

"Secara umum, perbankan yang mengalami tekanan merupakan bank buku I di mana termasuk dalam bank kecil," ujar Ekonom Indef Nailul Huda saat dihubungi MNC News Portal di Jakarta, Rabu (28/10/2020).

 Baca juga: BI-OJK Sepakat Beri Pinjaman Likuiditas Perbankan

Menurutnya, bank bermasalah merupakan yang relatif lebih kecil dibandingkan bank lainnya. Namun demikian, adanya 7 bank yang gagal bayar ini perlu diwaspadai karena kondisi krisis akibat pandemi ini belum berakhir.

"Terlebih pada awal tahun ini sebenarnya sudah ada isu bank gagal bayar di mana kasus pandemi covid belum meluas ke Indonesia. Artinya adalah sebelum pandemi kondisi perbankan kecil terutama bank BUKU I sudah lumayan mengkhawatirkan. Ketika pandemi ya terjadi gagal bayar," tandasnya.

 Baca juga: PR Besar Inklusi Keuangan Indonesia

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudi Sadewa mengatakan, hingga saat ini bank yang gagal masih dalam tahap aman yakni enam sampai tujuh saja. Lagi pula, bank-bank tersebut merupakan bank kecil dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

LPS terus mewaspadai risiko perbankan gagal, juga mempersiapkan diri sewaktu-waktu ada bank gagal lagi.

"Ini belum pada level yang membahayakan karena setiap tahun kami menerima enam sampai tujuh bank BPR yang harus kami tangani jadi dari situ walaupun ada yang gagal tapi ini masih dalam batas normal," bebernya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini