Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Daya Beli Rendah, Industri Mamin Rem Ekspansi

Ferdi Rantung , Jurnalis-Senin, 02 November 2020 |13:39 WIB
Daya Beli Rendah, Industri Mamin Rem Ekspansi
Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Analis Pefindo Martin Pandiangan memprediksi bahwa industri makanan dan minuman (mamin) akan berhati-hati untuk melakukan ekspansi pada tahun 2021. Sebab, menurutnya, pelemahan daya daya beli masyarakat masih berlanjut.

"Perkembangan dari industri mamin akan bergerak terbatas. mereka akan berhati - hati untuk melakukan ekspansi," katanya dalam Market Review IDX channel, Senin (2/11/2020).

Baca juga: Anies Putuskan PSBB Total, Mal di Jakarta Akan Tutup

Dia menilai bahwa pelemahan daya beli masyarakat akibat pandemi covid-19 akan berlanjut hingga akhir tahun. Stimulus yang diberikan pemerintah dinilai tidak memberikan pengaruh untuk mendongkrak daya beli masyarakat .

"Stimulus dari pemerintah belum cukup mendorong konsumsi dari masyarakat," terangnya.

Dia menambahkan, pertumbuhan industri mamin di semester I 2020 cenderung stagnan di 0,02%. Angka itu sangat rendah jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai pertumbuhan di level 8%.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement