Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

80% Masyarakat Bergaji di Bawah Rp4 Juta, Penjualan Rumah Menengah Jadi Tantangan

Kunthi Fahmar Shandy , Jurnalis-Kamis, 12 November 2020 |17:20 WIB
80% Masyarakat Bergaji di Bawah Rp4 Juta, Penjualan Rumah Menengah Jadi Tantangan
Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
A
A
A

Berdasarkan catatan kinerja Bank BTN di kuartal III/2020, Bank BTN berhasil menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp254,91 triliun. Dari angka tersebut, terlihat bahwa KPR masih mendominasi yakni senilai Rp196,51 triliun atau naik 1,39% year on year (yoy) dari Rp 193,8 triliun pada kuartal III/2019.

"KPR subsidi mengambil porsi lebih besar senilai Rp116,32 triliun dibandingkan KPR non-subsidi yang sebesar Rp80,18 triliun," kata Hirwandi.

Tahun depan, masih ada potensi animo masyarakat terhadap pembelian properti seperti hal nya rumah. Pertama, karena proyeksi ekonomi tahun 2021 diperkirakan 5,5% plus minus 1% sehingga jika ekonomi membaik maka industri properti ikut membaik.

Kedua, ketersedian anggaran subsidi meningkat dimana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi Rp16,3 triliun pada tahun 2021. Ketiga, kehidupan baru (new normal) sudah mulai terbiasa di kehidupan masyarakat. Serta keempat, bulan Desember 2020 hingga Januari 2021 vaksin kemungkinan sudah bisa dipergunakan. Dengan demikian, dirinya optimitis pasar properti tahun depan bisa membaik.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement