Proyek Pelabuhan Patimban Dipercepat, Ternyata Investor Menanti-nanti

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 320 2312853 proyek-pelabuhan-patimban-dipercepat-ternyata-investor-menanti-nanti-MLdbnS3rHu.jpg Pelabuhan (Okezone)

JAKARTA - Percepatan pembangunan Pelabuhan Patimban akan mempegaruhi pembangunan kawasan industri yang ada di sekitarnya. Karena pertumbuhan kawasan industri akan mengikuti perkembangan infrastruktur yang ada.

Director Industrial & Logistics Services Colliers International Indonesia Rivan Munansa mengatakan, finalisasi studi kelayakan akses jalan tol ke pelabuhan di Patimban sudah ditunggu-tugu oleh banyak pihak. Apalagi, proses lelangnya juga sudah dimulai.

 Baca juga: Menhub: Pelabuhan Patimban Mulai Beroperasi November

“Dimulainya proses lelang beberapa waktu lalu ini menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh banyak pihak,” ujarnya kepada Okezone, Jumat (20/11/2020).

Menurut Rivan, konektivitas antara Patimban dengan beberapa daerah seperti Subang dan sekitarnya akan memberikan dampak positif. Apalagi daerah seperti Cibitung, Cikarang dan Karawang memiliki harga tanah yang rata-rata cukup tinggi.

 Baca juga: Terdampak Pembangunan Pelabuhan Patimban, KKP Siap Ganti Rugi ke Nelayan

Dengan demikian, terdapat potensi pengembangan kawasan industri baru di Subang dan sekitarnya yang harga tanahnya masih relatif lebih rendah. Karena pemilik atau pengguna kawasan industri di Subang akan lebih dekat dengan pelabuhan baru.

Pelabuhan Patimban diproyeksikan akan memberikan pelayanan yang setara dengan Pelabuhan Tanjung Priok, namun dengan akses yang lebih mudah dari kawasan Bekasi-Karawang-Subang,” jelasnya.

Rivan menambahkan, Pelabuhan Patimban memiliki potensi yang besar dan akan menjadi sangat menarik. Mengingat pembangunan pelabuhan masih dalam tahap awal, pasar properti industri di sekitarnya belum terbentuk, namun dalam waktu dekat akan ada kawasan industri yang siap diluncurkan.

“Saat ini adalah saat yang tepat bagi kawasan industri untuk mulai bersiap, terutama yang masih dalam tahap awal pembangunan. Banyak perusahaan telah melakukan studi kelayakan pasar, terutama untuk wilayah Subang dan sekitarnya,” kata Rivan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini