6 Strategi Petani Kakao Hadapi Perubahan Iklim agar Tetap Untung

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Senin 23 November 2020 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 455 2314497 6-strategi-petani-kakao-hadapi-perubahan-iklim-agar-tetap-untung-loIkqz368u.png Tanaman Kakao (Foto: Daylife)

JAKARTA – Memasuki musim penghujan, para petani di Indonesia kerap kali menghadapi kesulitan. Sejumlah cara dilakukan oleh petani kakao dalam menghadapi perubahan iklim.

Pasalnya, cuaca ekstrem dan potensi serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), bisa berdampak besar pada areal perkebunan. Dikutip dari Instagram Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, Senin (23/11/20), berikut strategi yang dapat dilakukan petani kakao untuk menghadapi perubahan iklim.

Baca Juga: Upaya Chicco Jerikho Pertahankan Bisnis Kopi di Tengah Covid-19

Sanitasi dan Rehab Kebun Kakao

Sanitasi merupakan kegiatan pemangkasan serta permanenan buah matang atau siap panen secara sering dan pemetikan buah yang busuk. Sedangkan rehabilitasi tanaman kakao dilakukan dengan teknik sambung samping untuk tanaman yang tidak termasuk klon unggul.

Irigasi dan Bak Penampung

Agar tanaman kakao tetap teririgasi bahkan saat kemarau, perlu dibuat bak penampung khusus. Strategi ini dilakukan petani apabila tidak terdapat tempat pembuangan akhir saluran irigasi (sungai) di sekitar area kebun.

 

Pemanfaatan Rorak atau Parit

Di samping pokok tanaman kakao bisa dibuat rorak atau parit penampung air. Pemanfaatannya sebagai tempat bahan organik dan lubang drainase. Apabila sudah cukup waktunya dimanfaatkan sebagai kompos, digali lalu ditabur ke tanaman kakao.

Penanaman Tanaman Sela

Tanaman sela adalah menanam tanaman lain di sela-sela tanaman pokok. Perlu hati-hati dalam memilih tanaman sela pada kebun kakao. Karakteristik tanah, periode tanam kakao (umur tanaman), jarak tanam kakao, nilai ekonomi tanaman sela, dan pilihan pangan petani harus benar-benar diperhatikan.

Pemupukan Organik

Pada perkebunan kakao, pemupukan organik mengandung Agen Pengendali Hayati (APH) bisa dimanfaatkan petani sebagai penyuplai unsur hara dan menekan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

Perangkap Sederhana dan Ramah Lingkungan

Di penghujung musim hujan, petani kakao perlu mempersiapkan perangkap untuk menghadapi awal musim kemarau guna menghindari serangan hama. Perangkap yang sederhana dan pastinya harus ramah lingkungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini