Mendag Beberkan Harga Pangan Jelang Nataru, Termahal Masih Daging Sapi

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 19:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 320 2316915 mendag-beberkan-harga-pangan-jelang-nataru-termahal-masih-daging-sapi-kzZI15pHil.jpg Daging Sapi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto meninjau beberapa pasar tradisional jelang natal dan tahun baru. Dalam kunjungannya tersebut, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengecek harga beberapa komoditas pangan.

Dalam tinjauan tersebut, Mendag Agus memastikan harga bahan pokok di Bali untuk natal dan tahun baru di beberapa daerah stabil. Meskipun terjadi beberapa lonjakan harga pada beberapa harga komoditas menjelang natal dan tahun baru.

Baca Juga: Daftar Pangan Hari Ini, Harga Daging dan Cabai Turun

“Harga bapok di Bali, khususnya Pasar Badung relatif stabil dan pasokannya cukup,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (26/11/2020).

Mendag menjelaskan, di pasar Badung, harga beras medium dijual dengan harga Rp11.000 per kilogram (kg), beras premium Rp12.000 per kg sedangkan gula pasir Rp13.000 per kg. Sementara itu, untuk minyak goreng curah Rp12.000 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan Rp14.000- 15.000 per liter.

Kemudian untuk harga terigu Rp9.000 per kg, telur ayam ras Rp24.000 per kg, bawang merah Rp30.000 per kg dan bawang putih Rp25.000 per kg. Lalu untuk cabe merah keriting Rp30.000 per kg, cabe merah besar Rp30.000 per kg, cabe rawit merah Rp30.000 per kg, daging sapi Rp110.000 per kg.

“Secara umum harga barang kebutuhan pokok relatif stabil dibanding minggu sebelumnya, kenaikan harga hanya terjadi untuk komoditas daging ayam ras yang naik 8% menjadi Rp38.000 per kg dari Rp35.000 per kg,” jelasnya.

Mendag menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan akan terus melakukan penguatan pasar rakyat, baik fisik maupun nonfisik. Salah satu upaya nonfisik melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di pasar rakyat, terutama pedagang melalui program Sekolah Pasar.

Mendag menyampaikan, sekolah pasar merupakan salah satu program Kementerian Perdagangan dalam menggiatkan pasar rakyat. Sekolah pasar dirancang untuk mendekatkan fasilitas perbankan kepada pedagang. Selain itu, program ini dirancang agar pedagang Pasar Rakyat dapat menerapkan pola hidup bersih, menjaga lingkungan, menata dagangan dengan baik, maupun melayani konsumen dengan ramah sehingga dapat bersaing dengan pasar modern serta dapat meningkatkan perekonomian daerah.

“Perdagangan harus terus bergerak, Pasar harus terus buka dan beroperasi, pedagang harus tetap berdagang, petani tetap menyalurkan hasil panennya ke pasar, karena masyarakat tetap membutuhkan bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Mendag.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini