JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat pada penutupan perdagangan sore ini, sebelumnya IHSG sempat bergerak turun. IHSG ditutup naik 8,95 poin atau 0,15% ke 5.822.
Pada penutupan perdagangan, Kamis (3/12/2020), terdapat 232 saham menguat, 227 saham melemah dan 168 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp19,6 triliun dari 33,5 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 1,18 poin atau 0,13% ke 921,17, indeks JII turun 3,73 poin atau 0,60 persen ke 616,29, indeks IDX30 turun 0,92 poin atau 0,18% ke 498,88 dan indeks MNC36 turun 0,72 poin atau 0,23% ke 320,85.
Baca Juga: IHSG dan Rupiah Menguat, Jokowi: Harus Kita Jaga
Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) naik Rp25 atau 29,76% ke Rp109, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik Rp12 atau 20,34% ke Rp71 dan saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) naik Rp46 atau 15,44% ke Rp344.
Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) turun Rp35 atau 3,33% ke Rp1.015, saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) turun Rp12 atau 3,31% ke Rp350 dan saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) turun Rp2 atau 2,99% ke Rp65.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) senang melihat perbaikan industri jasa keuangan Indonesia, baik pasar modal dan pergerakan nilai tukar Rupiah.
Hal ini terlihat dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan dengan level masing-masing IHSG di 5.522 dan kurs Rupiah ke dolar AS Rp14.050 pada 17 November 2020. Bahkan, IHSG menuju level 6.000,
"Perbaikan kinerja IHSG terdorong oleh peningkatan indeks saham sektoral. Sektor industri dasar mengalami pemulihan indeks saham terbesar sejak penurunan tajam di 24 Maret 2020 lalu," ujar Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2020 secara virtual.
Jokowi menegaskan bahwa momentum pertumbuhan yang positif ini harus terus dijaga agar tetap berhati-hati, tidak boleh lengah, dan harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Momentum pertumbuhan yang positif ini tentu harus kita jaga, waspada agar jangan sampai terjadi gelombang yang kedua yang akan sangat merugikan upaya dan pengorbanan yang telah kita lakukan," kata dia.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.