Terkait tanah wakaf, Kemenag bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Bojonegoro, Jawa Timur. Rusunawa ini dibangun di atas tanah wakaf sehingga menjadi produktif.
Sekretaris Dirjen Bimas Islam Kemenag Fuad Nasar mengatakan, untuk meningkatkan literasi zakat dan wakaf, pihaknya menyasar lembaga pendidikan, yakni menyampaikan isu-isu zakat dan wakaf kekinian di sekolah-sekolah. Selain itu juga memanfaatkan para penyuluh agama sebagai agen sosialisasi ke tengah masyarakat.
“Secara prinsip zakat dan wakaf memang ajek sepanjang zaman, tapi bisa direkonstruksi agar kontekstual sepanjang tidak keluar dari asasnya,” tandasnya.
Dia mengakui realisasi zakat dan wakaf nasional memang masih jauh dari potensi yang ada. Zakat, misalnya, hanya terkumpul sekitar Rp10 triliun per tahun, sedangkan wakaf uang hanya sekitar Rp250 miliar. Untuk meningkatkan realisasi potensi zakat dan wakaf, Kemenag juga memanfaatkan teknologi digital untuk memudahkan masyarakat menyalurkannya. (CM)
(Yaomi Suhayatmi)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.