Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta Daftar Orang Terkaya di Indonesia, Budi dan Michael Hartono di Posisi Puncak

Taufik Fajar , Jurnalis-Minggu, 13 Desember 2020 |09:21 WIB
Fakta Daftar Orang Terkaya di Indonesia, Budi dan Michael Hartono di Posisi Puncak
Budi Hartono (Foto: Forbes)
A
A
A

JAKARTA - Forbes merilis daftar orang terkaya di Indonesia untuk 2020. Ada beberapa nama lama dan baru yang masuk ke dalam jajaran orang terkaya di Indonesia.

Untuk predikat orang terkaya di Indonesia masih dipegang oleh Budi dan Michael Hartono. Adapun kekayaan dari dari dau bersaudara pemilik dari Grup Djarum adalah mencapai USD38,8 miliar atau setara Rp547 triliun (mengacu kurs Rp14.100 per USD).

Kemudian di tempat kedua ada keluarga pendiri Sinar Mas Group yakni Eka Tjipta Widjaja. Kekayaan dari keluarga pemilik Sinar Mas Group bertambah USDh2,3 miliar menjadi USD11,9 miliar atau setara Rp167 triliun.

Berikut fakta-fakta orang terkaya di Indonesia yang telah dirangkum Okezone, Minggu (13/12/2020):

Baca Juga: Crazy Rich Pondok Indah Tawar Rumah Ahmad Dhani Rp100 M, Siapa Dia? 

1. Ada 3 Daftar Miliarder Baru di Indonesia

Wijono & Hermanto Tanoko tercatat memiliki kekayaan sebesar USD700 juta atau Rp9,87 triliun (mengacu kurs Rp14.100 per USD). Dengan kekayaan sebesar itu keduanya menempati peringkat 39.

Mereka mengendalikan Avia Avian, yang kabarnya merupakan perusahaan cat domestik terbesar kedua di Indonesia.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1978 oleh ayah mereka Soetikno Tanoko.

Kemudian Bankir veteran Jerry Ng, dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, mendapatkan kekayaannya dari saham Bank Jago. Dia mengakuisisi saham yang kemudian disebut Bank Artos pada Desember 2019.

Bank Jago mengubah dirinya menjadi bank digital dan ingin bekerja sama dengan perusahaan tekfin kecil dan menengah.

 

Dia sebelumnya memegang posisi teratas di Bank Danamon Indonesia dan Bank Central Asia. Hingga Februari 2019 Ng menjabat sebagai direktur utama Bank BTPN. Kekayaan bersih dia mencapai USD600 juta. Dia menempati posisi 44 dari daftar miliarder di Indonesia.

Dan Susanto Suwarto salah satu pendiri Elang Mahkota Teknologi (Emtek), yang didirikan pada tahun 1983 sebagai penyedia layanan PC dan peralatan komputer.

Susanto tercatat menempati posisi 50 dengan kekayaan USD 475 juta, karena peningkatan saham perusahaan.

Saat ini bisnis Emtek meliputi solusi IT, media dan telekomunikasi. Suwarto adalah komisaris di Emtek serta di beberapa anak perusahaan perusahaan.

Dengan gelar di bidang elektronika dan teknik telekomunikasi, Suwarto mendapatkan kekayaannya dari saham minoritas di Emtek.

2. Ini Kekayaan Srikandi Terkaya di Indonesia

Forbes merilis 50 daftar orang terkaya di Indonesia untuk 2020. Ada beberapa nama lama dan baru yang masuk ke dalam jajaran orang terkaya di Indonesia. Di antara puluhan nama itu terdapat dua orang perempuan yang terdaftar sebagai miliarder

Kartini Muljadi dan anak-anaknya memiliki kelompok Tempo; perusahaan terbesarnya adalah Tempo Scan Pacific, yang membuat obat-obatan dan barang konsumsi.

Dia menempati posisi 42 orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan sebesar USD620 juta atau Rp8,742 triliun (mengacu kurs Rp14.100 per USD).

Kemudian ada Arini Subianto. Ketika taipan Indonesia Benny Subianto meninggal pada Januari 2017, putri tertuanya, Arini, mengambil alih kendali kerajaan bernilai jutaan dolar.

Dia menempati posisi 43 orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan sebesar USD610 juta atau Rp8,601 triliun (mengacu kurs Rp14.100 per USD).

Arini Subianto kini menjabat sebagai direktur utama perusahaan induk keluarga, Persada Capital Investama.

Arini mengawasi investasi Persada di produk pengolahan kayu dan minyak sawit hingga pengolah karet dan batu bara.

3. Kakek Nenek Terkaya di Indonesia

Forbes telah merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Dalam daftar tersebut, ada sejumlah miliarder yang tercatat memiliki usaha cukup sepuh, hampir mencapai 100 tahun.

Pertama yakni Harjo Sutanto. Usia Harjo kini telah menginjak 94 tahun. Kekayaan bersih dia tercatat USD 530 juta. Dengan harta sebanyak itu dia menempati peringkat 48.

Bersama Johannes Ferdinand Katuari, Harjo Sutanto mulai berjualan sabun door-to-door lebih dari 60 tahun yang lalu di Jawa Timur.

Kemudian ada Lim Hariyanto Wijaya Sarwono. Lim menjadi salah satu miliarder yang berusia 92 tahun. Dia memiliki kekayaan sebesar USD960 juta. Dia tercatat menempati orang terkaya dengan urutan 32.

Lim dan keluarganya memiliki saham mayoritas di produsen minyak sawit Bumitama Agri yang terdaftar di Singapura; Perkebunannya berlokasi di Indonesia.

Putranya Lim Gunawan Hariyanto adalah ketua dan CEO Bumitama Agri. Grup Harita milik keluarga juga memiliki mayoritas perusahaan tambang bauksit yang terdaftar, Cita Mineral Investindo.

Ayah Lim beremigrasi dari Tiongkok ke Kalimantan Timur dan dilaporkan membuka toko kelontong pada tahun 1915.

Putri Christina adalah komisaris utama perusahaan sekuritas Harita Kencana Sekuritas.

Lalu ads Mochtar Riady merupakan salah satu konglomerat tertua dengan umur 91 tahun. Dia menempati posisi 21 dengan jumlah kekayaan sebesar USD1,7 miliar.

Dia adalah pendiri grup Lippo yang terdiversifikasi, yang sekarang dijalankan oleh putra James dan Stephen.

Lahir di Jawa Timur, Riady membuka toko sepeda pada usia 22 tahun dan membangun karier perbankan yang sukses hingga krisis keuangan Asia 1997.

Saat ini kepentingan grup Lippo meliputi real estat, ritel, perawatan kesehatan, media, dan pendidikan.

Putra Riady, Stephen, menjalankan perusahaan properti Singapura OUE, yang pada Juli 2020 setuju untuk menjual Menara Bank A.S. yang ikonik di pusat kota Los Angeles.

Grandson John, MBA dari Wharton, adalah CEO Lippo Karawaci.

Ada juga Kartini Muljadi kini tercatat telah berumur 90 tahu. Dia anak-anaknya memiliki kelompok Tempo; perusahaan terbesarnya adalah Tempo Scan Pacific, yang membuat obat-obatan dan barang konsumsi.

Dia menempati posisi 42 orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan sebesar USD620 juta atau Rp8,742 triliun (mengacu kurs Rp14.100 per USD).

Dan Boenjamin Setiawan merupakan miliarder yang kini umurnya 87 tahun. Dia memiliki kekayaan USD4,1 miliar dan dirinya menempati posisi orang terkaya nomor 8 di Indonesia.

Boenjamin Setiawan yang memiliki gelar doktor di bidang farmakologi ini mendirikan Kalbe Farma di sebuah bengkel pada tahun 1966 bersama kelima saudara kandungnya.

Kalbe Farma kini menjadi perusahaan farmasi terbesar di Indonesia.

Perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1991; Setiawan dan saudara-saudaranya memiliki saham yang cukup besar.

4. Bos Djarum Jadi Orang Terkaya Indonesia

Forbes baru-baru ini merilis daftar 50 orang kaya di Indonesia 2020. Dari data tersebut ada nama Budi dan Michael Hartono yang menjadi orang paling kaya di Indonesia. Mereka pun tidak tergantikan.

Adapun kekayaan dari dari dua bersaudara pemilik dari Grup Djarum adalah mencapai USD38,8 miliar atau setara Rp547 triliun (mengacu kurs Rp14.100 per USD).

Melansir Forbes, Jumat (11/12/2020), harta kekayaan dari Bambang dan Michael Hartono sebagian besar datang dari investasi mereka di Bank Central Asia.

Keluarga Hartono membeli saham BCA dari keluar Salims. Ketika itu, mereka kehilangan kendali atas bank tersebut akibat krisis ekonomi asia 1997-1998.

5. Adik Prabowo yang Masuk Daftar Orang Terkaya

Nama Hashim Djojohadikusumo sudah terkenal sebagai pengusaha nasional di Tanah Air. Bahkan akibat profesi pengusaha yang ditekuninya itu mengantarkan Hashim masuk daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Melansir dari Forbes, Jumat (11/12/2020), berdasarkan data terbaru, Hashim berada di peringkat 40 sebagai orang terkaya di Indonesia 2020 versi Forbes. Harta kekayaannya mencapai USD685 juta atau setara Rp9,66 triliun (mengacu kurs Rp14.100 per USD).

Hashim sendirin mengelola perusahaan bernama Arasari Group. Perusahaannya bergerak di berbagai sektor mulai dari kelapa sawit, pertambangan, industri kertas, dan jasa logistik.

Yang terbaru, perusahaan Arsari membangun pusat rehabilitasi harimau Sumatera. Hewan loreng ini memang kink keberadaannya terancam punah.

6. Rusdi Kirana Terdepak dari Daftar Orang Terkaya Indonesia

Industri penerbangan merupakan salah satu sektor usaha yang terkena dampak paling parah akibat adanya pandemi Covid-19. Pasalnya, sebagian orang masih takut untuk bepergian jauh karena tingkat kasus baru virus corona masih terbilang tinggi.

Akibatnya, dua saudara kandung yang merupakan pemilik maskapai penerbangan Lion Air yaitu Kusnan dan Rusdi Kirana terdepak dari daftar 50 orang terkaya di Indonesia.

7. Bos Tolak Angin Dapat Cuan Besar, Kini Hartanya Meroket Jadi Rp21,8 Triliun

Irwan Hidayat, seorang pemilik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk tertimpa rezeki karena adanya pandemi Covid-19. Tak dapat dipungkiri akibat adanya virus corona, kini masyarakat lebih sadar bahwa betapan pentingnya menjaga kesehatan tubuh.

Dirilis dari Forbes, Jumat (11/12/2020), kekayaan Irwan meningkat sebesar 41% menjadi USD1,55 miliar atau Rp21,85 triliun (mengacu kurs Rp14.100 per USD). Dengan harta sebanyak itu dia menempati posisi nomor 17 di deretan miliarder Indonesia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement