Hati-Hati Fintech Ilegal, Uang Terkuras karena Bunga Tinggi

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Selasa 15 Desember 2020 05:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 622 2327502 hati-hati-fintech-ilegal-uang-terkuras-karena-bunga-tinggi-GF7PdN3CG3.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat yang membutuhkan pinjaman ke fintech lending untuk memastikan legalitasnya supaya tidak tertipu.

Juru bicara OJK Sekar Putih Djarot mengungkapkan, hingga 7 Desember 2020 terdapat 152 fintech lending legal yang terdaftar dan berizin OJK. Untuk mengetahui daftar fintech lending yang legal, masyarakat bisa mengeceknya di situs resmi OJK.

"Untuk mengetahui daftar fintech lending legal kunjungi website resmi OJK di www.ojk.go.id atau menghubungi Kontak OJK 157," katanya, Jakarta, Senin (14/12/2020).

Rupiah Melemah di Angka Rp14.777/USD 

Sekar juga menuturkan ada beberapa ciri-ciri fintech lending ilegal. Pertama, tidak memiliki legalitas. Fintech lending ilegal tidak terdaftar atau tidak memiliki izin resmi dari OJK.

"Kedua, mengenakan bunga, denda dan biaya yang sangat tinggi bahkan tidak jelas di dalam perjanjian," katanya.

Baca Selengkapnya: Kenali Ciri Fintech Ilegal, dari Bunga hingga Penagihan Tak Beretika

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini