BI Diminta Keluarkan Kebijakan untuk Kerek Pertumbuhan Kredit

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Kamis 17 Desember 2020 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 320 2329601 bi-diminta-keluarkan-kebijakan-untuk-kerek-pertumbuhan-kredit-vhdA0Ua8K6.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Suku bunga BI ditahan pada 3,75%. Kebijakan ini dinilai cukup tepat mengingat bulan kemarin sudah turun.

"Jadi penahanan suku bunga acuan membuat keseimbangan sektor fiskal dan moneter menjadi lebih kuat," ujar Peneliti Indef Nailul Huda saat dihubungi, Jakarta, Kamis (17/12/2020).

 Baca juga: Kredit Masih Terpusat di Jawa, Jokowi Beri Catatan Ini

Apalagi, lanjutnya, dampak dari penurunan suku bunga kemarin juga belum terlalu terasa. maka dari itu, lebih baik menunggu dibandingkan menurunkan lagi namun berisiko terhadap sektor moneter.

"Namun saya berharap BI mampu mengeluarkan lagi keberanian untuk mengeluarkan kebijakan untuk mengerek pertumbuhan kredit pada awal tahun," ungkap dia.

 Baca juga: Alasan Bank Hati-Hati Kucurkan Kredit, Padahal Ekonomi RI Bisa Pingsan

Menurut dia tentu hal ini berkaitan dengan target inflasi dan pertumbuhan ekonomi ke depan yg diprediksi meningkat. Jadi tentu BI harus berani mengeluarkan kebijakan moneter ekspansif untuk menggenjot PDB.

"Ya walaupun sebenarnya angka pertumbuhan ekonomi 5,8 persen juga sangat tidak realistis. Saya rasa tidak akan jauh dari angka 1.3 persen hingga 2.41 persen. Hal tersebut juga sangat tergantung pada ketersediaan vaksin," sebut Huda.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini