Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko Luhut Beberkan Daftar Proyek Strategis Nasional di 2021

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Selasa, 29 Desember 2020 |13:31 WIB
Menko Luhut Beberkan Daftar Proyek Strategis Nasional di 2021
Menko Luhut (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus pemerintah saat ini. Ada sejumlah Proyek Strategi Nasional (PSN) yang kembali digenjot pemerintah pada 2021 mendatang.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut, pembangunan infrastruktur adalah kunci penting transformasi ekonomi nasional. Meski adanya pandemi Covid-19, pemerintah tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur dengan skema penyesuaian.

"Pembangunan infrastruktur adalah kunci penting transformasi ekonomi nasional. Dengan demikian adanya pandemi Covid-19 yang kini melanda dunia termasuk Indonesia, kita sedikit melakukan penyesuaian sana sini, ya mungkin juga mengubah cara hidup kita ke depan ini," ujar dia dalam Webinar, Selasa (29/10/2020).

Luhut merinci sejumlah proyek infrastruktur yang akan dilanjutkan pada 2021 diantaranya, pembangunan pabrik mobil listrik di kawasan Pelabuhan Internasional Patimban. Pembangunan pabrik ini juga untuk mendukung operasional pelabuhan. Yang diharapkan dapat meningkatkan potensi pembangunan sepuluh kawasan industri di koridor Utara Jawa.

Pemerintah juga secara konsisten melakukan kewajiban pelayanan publik untuk menyediakan angkutan barang dari dan daerah tertinggal, terpencil, dan terluar, dan daerah perbatasan melalui pembangunan tol laut di sejumlah daerah di Indonesia, khusus di kawasan Indonesia Timur.

Dengan keberadaan tol laut tersebut, membuat aktivitas pelayaran menjadi aktif baik dari Baarat Indonesia ke Timur Indonesia atau sebaliknya. Dengan begitu, harapan pemerintah untuk menekan angka desparatis harga bisa terealisasikan.

"Dengan adanya kapal secara rutin dan berlayar dari Indonesia bagian Barat sampai ke Timur dan sebaliknya, dan ini kita koordinasikan dengan ketat dengan semua kementerian dan lembaga (K/L), diharapkan dapat menjamin ketersedian barang, menurunkan disparitas harga barang pokok dan bahan penting bagi masyarakat di daerah tertinggal terpencil, terluar, dan daerah perbatasan," ujarnya.

Baca Juga: Proyek Strategis Nasional, Kementerian PUPR Targetkan 2.724 Km Jalan Tol Beroparasi hingga 2024

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement