Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wapres Ma'ruf Amin Fokus Cari Pengganti Bahan Baku Nonhalal

Rina Anggraeni , Jurnalis-Selasa, 29 Desember 2020 |17:38 WIB
Wapres Ma'ruf Amin Fokus Cari Pengganti Bahan Baku Nonhalal
Wapres Ma'ruf Amin (Foto: Instagram/@wapresri)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia terus menggenjot industri halal. Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin akan mendorong adanya riset halal science dalam bidang bahan dan material halal untuk industri serta material non halal.

Pasalnya, material non-halal tersebut saat ini banyak membuat industri menjadi ketergantungan untuk menghasilkan produk berkualitas.

"Pengembangan industri halal. Karena Indonesia adalah konsumen produk halal terbesar di dunia. Dalam melakukan riset, science, kita tidak hanya berfokus pada pendeteksian material non-halal sebagai penunjang proses sertifikasi namun juga harus berfokus pada mencari material pengganti atau subtitusi dari material non-halal," kata Ma'ruf dalam video virtual, Selasa (29/12/2020).

Baca Juga: Peringkat Global Islamic Indicator Naik, Mimpi RI Jadi Produsen Halal Dunia Semakin Dekat 

Lanjutnya, melalui riset, ini bisa ditemukan material pengganti untuk bahan baku non-halal tersebut. Ma'ruf pun mencontohkan industri kosmetik halal Indonesia yang saat ini telah mampu mendominasi pasar nasional dengan inovasi kosmetik halal.

"Industri halal kosmetik udah mendominasi pasar halal Kita ingin ini membuka peluang penguasaan pasar yang lebih luas lagi tidak hanya di tingkat nasional, namun juga pasar dunia," katanya

Inovasi-inovasi produk dengan material halal tersebut, diharapkan dapat dilakukan juga di industri lainnya, seperti suplemen makanan, bahan makanan dan minuman, herbal dan obat-obatan tradisional, produk healthcare, serta farmasi.

"Kita ingin memanfaatkan pertumbuhan keungan syariah," jelasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement