Harga Emas Berjangka Rebound

Rabu 30 Desember 2020 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 320 2336060 harga-emas-berjangka-rebound-slGsdRknbY.jpeg Harga emas (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTAHarga emas berjangka naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya, dipicu prospek stimulus tambahan AS yang mendukung daya tarik logam dan menekan dolar, dengan anggota parlemen Washington akan membahas permintaan Presiden Donald Trump untuk bantuan tunai virus corona lebih besar minggu ini.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, naik USD2,5 atau 0,13% menjadi ditutup pada USD1.882,90 per ounce. Sehari sebelumnya, emas berjangka turun USD2,8 atau 0,15% menjadi USD1.880,40, dilansir dari Antara, Rabu (30/12/2020).

Baca Juga: Harga Emas Antam Edisi Natal Naik Rp2.000, Berikut Daftar Tebarunya

"Anda sekarang memiliki kepemimpinan di AS yang akan melakukan segala kemungkinan untuk mengalahkan virus - itu berarti penguncian diperpanjang, lebih banyak stimulus dan itu akan memberikan dukungan naik yang kuat untuk emas," kata Analis Pasar Senior di OANDA Edward Moya,.

"Investor bersiap untuk gelombang stimulus yang jauh lebih kuat setelah (Presiden terpilih Joe) Biden menjabat dan saya pikir itulah sebabnya perdagangan emas terkendali."

 

Indeks dolar turun 0,3% terhadap mata uang utama saingannya, membuat emas berdenominasi greenback lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Saham-saham Eropa ditutup pada level tertinggi 10 bulan, didorong oleh harapan paket stimulus yang lebih besar, sementara Pemimpin Mayoritas Senat AS Mitch McConnell mengatakan pada Selasa (29/12) bahwa senator minggu ini akan membahas seruan Trump untuk peningkatan bantuan langsung tunai COVID-19 dari USD600 menjadi USD2.000.

"Kami memasuki tahun 2021 dengan sedikit kegelisahan karena kami mendapatkan pasar saham pada level yang lebih tinggi dan (pada) prospek stimulus tambahan terhadap prospek vaksin yang mulai memperbaiki prospek ekonomi ... tetapi secara keseluruhan itu tidak mengurangi selera aset aman emas," kata analis Saxo Bank, Ole Hansen.

Saat 2020 berakhir, emas, sebagai pelindung terhadap inflasi, telah meningkat sekitar 24% tahun ini, terutama karena langkah-langkah stimulus yang diluncurkan di seluruh dunia untuk mengurangi kerusakan ekonomi akibat pandemi.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 32,2 sen atau 1,21% menjadi ditutup pada USD26,217 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik USD13,5 atau 1,29% menjadi menetap di USD1.062,6 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini