Pedagang Pasar Bingung Harga Cabai Tembus Rp90.000/Kg

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 05 Januari 2021 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 320 2338766 pedagang-pasar-bingung-harga-cabai-tembus-rp90-000-kg-2OsHx2XxKx.jpg Cabai (Okezone)

JAKARTA - Awal tahun 2021 dikejutkan oleh beberapa komoditas pangan yang mengalami gejolak cukup tinggi. Padahal, pemerintah selalu bilang bila ketersediaan pangan di Indonesia masih mencukupi untuk kebutuhan nasional.

Menanggapi hal itu, Ketua Bidang Organisasi DPP IKAPPI Muhammad Ainun Najib merasa heran kenapa bila stok pangan diklaim aman, tapi terjadi lonjakan harga. Salah satunya yaitu seperti penjualan cabai, yang mana di pasar Jakarta kini harganya sudah mencapai Rp90 ribu per kilogramnya.

 Baca juga: Soal Cabai Dicat Merah, Apa Langkah Kementan?

“Hari ini di beberapa pasar di jakarta harga cabai rawit merah masih Rp90 ribu ini menurut IKAPPI tidak normal,” ujarnya kepada Okezone, Senin (4/1/2021).

Dia meminta agar tata niaga pangan di tahun 2021 ini bisa dijalani dengan baik, dikonsep dengan baik, didesain dengan baik agar kelangkaan atau kenaikan harga tidak terjadi begitu cepat karena sudah diantisipasi jauh-jauh hari.

 Baca juga:Heboh Cabai Dicat Merah, Pedagang Pasar Minta Satgas Pangan Turun Tangan

“Selama ini bertahun-tahun kita melihat bahwa jika panen raya maka harganya jatuh sehingga petani merugi, tapi jika bahan sulit maka harganya naik,” katanya.

Menurut dia, kebiasan itu yang harus mendapatkan perubahan, dengan cara memetakan wilayah produksi, daerah mana saja yang menjadi penghasil dan wilayah-wilayah mana saja yang kurang produksinya.

“Tetapi lepas dari itu semua kita berharap agar pemerintah memiliki data berapa data jumlah konsumsi per kuartal dan per bulan sehingga kita bisa mengetahui kebutuhan dan konsumsi yang dibutuhkan untuk menyeimbangkan konsumsi dan produksi berjalan maka perlu ada pemetaan wilayah produksi dan subsidi distribusi yang diawasi,” kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini