Penyaluran Kredit BPD Juara di Tengah Covid-19

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 320 2346474 penyaluran-kredit-bpd-juara-di-tengah-covid-19-4jvLgaKefP.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA Bank Indonesia mencatat penyaluran kredit baru pada Desember 2020 terindikasi meningkat lebih tinggi dibandingkan November 2020. Hasil survei penyaluran pembiayaan perbankan menunjukkan bahwa Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru pada Desember 2020 sebesar 42,8%, lebih tinggi dibandingkan dengan SBT pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 13,5%.

Baca Juga: Pertumbuhan Kredit Perbankan Diprediksi Capai 7,5% di Tahun Ini

Berdasarkan kelompok bank, peningkatan diperkirakan terjadi pada seluruh kategori bank, tertinggi pada BPD dan Bank Umum Syariah dengan SBT masing-masing sebesar 58,9% dan 53,5%.

Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono mengatakan berdasarkan jenis penggunaan, penyaluran kredit baru pada Desember 2020 diprioritaskan pada Kredit Modal Kerja (KMK), diikuti oleh Kredit Investasi.

Baca Juga: Ada PPKM Jawa-Bali, Pertumbuhan Kredit Akan Pulih di Kuartal III

"Sementara berdasarkan kategori lapangan usaha, penyaluran kredit baru Desember 2020 terutama diprioritaskan pada lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran, diikuti oleh Industri Pengolahan/Manufaktur, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, serta Konstruksi," jelas Erwin di Jakarta Senin (18/1/2021).

Dia memaparkan faktor makro yang mempengaruhi perkiraan kenaikan kredit baru pada Desember 2020 antara lain prospek kondisi moneter dan ekonomi, permintaan kredit/pembiayaan dari nasabah, dan tingkat persaingan usaha dari bank lain.

"Sementara faktor mikro yang mempengaruhi perkiraan kenaikan kredit baru pada Desember 2020 antara lain risiko dalam penyaluran kredit, likuiditas bank, dan ketersediaan informasi calon debitur baru yang potensial," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini