Laporan tersebut mengatakan bahwa pendapatan Bezos naik begitu signifikan sampai periode September 2020 sehingga dia dapat memberikan bonus US$105.000 (Rp1,4miliar) kepada 876.000 karyawan Amazon dan masih tetap sekaya sebelum masa pandemi.
Data ini dibandingkan dengan mereka yang termiskin di dunia, yang pemulihan ekonominya membutuhkan waktu lebih dari satu dekade.
Oxfam memperkirakan bahwa sebanyak 500 juta lebih orang hidup dalam kemiskinan akibat pandemi, membalikkan penurunan kemiskinan global yang terlihat selama dua dekade terakhir.
"Kami pikir ini adalah ... kesempatan untuk melakukan sesuatu yang radikal tentang membangun kembali dengan lebih adil, untuk berpikir tentang pajak kekayaan, untuk berpikir tentang pajak perusahaan, untuk berpikir tentang meningkatkan landasan sosial dasar untuk setiap warga negara," kata Danny Sriskandarajah, kepala eksekutif Oxfam GB, kepada BBC.
Dengan merujuk ke Inggris, dia mengatakan pengenaan pajak bisa menghasilkan uang hingga jutaan.
Bukankah orang-orang terkaya di dunia sudah banyak menyumbang?
Ya, beberapa. Jumlah donasi amal besar-besaran relatif tinggi sejak pandemi terjadi. Donasi itu banyak diinisiasi selebritas, bintang olahraga, dan pemilik bisnis untuk merespons keadaan darurat Covid-19.
Bulan lalu, MacKenzie Scott, mantan istri Jeff Bezos, mengungkapkan bahwa dia telah menyumbangkan lebih dari US$4 miliar ke bank makanan dan dana bantuan darurat dalam empat bulan.
Dalam sebuah unggahan blog, Scott mengatakan dia ingin membantu orang Amerika yang berjuang karena pandemi.
Pada Juni tahun lalu, Bezos dilaporkan telah menyumbangkan US$125 juta untuk upaya penanggulangan virus corona.
Salah satu pendiri Twitter, Jack Dorsey, mengumumkan pada bulan April bahwa ia memindahkan US$1 miliar asetnya ke dalam bentuk uang tunai untuk mendukung upaya pemulihan pandemi dan sejumlah masalah lain.
Angka itu mewakili sekitar seperempat dari kekayaan bersihnya senilai US$3,9 miliar.
Penulis Harry Potter JK Rowling telah menyumbangkan £1 juta untuk membantu para tunawisma dan mereka yang terkena dampak kekerasan dalam rumah tangga selama pandemi.
Sementara itu, pendiri Microsoft Bill Gates dan istrinya Melinda telah berkomitmen memberikan US$305 juta untuk vaksin, pengobatan dan pengembangan diagnostik melalui yayasan amal mereka.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.