Lindungi Industri Lokal, Impor Baja Dipangkas 50%

Ferdi Rantung, Jurnalis · Jum'at 29 Januari 2021 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 320 2352933 lindungi-industri-lokal-impor-baja-dipangkas-50-sxud8CPNDA.jpeg Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ketua Umum Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA) Silmy Karim mengatakan pada 2020 terjadi penurunan impor sebesar 20%. Sementara pada 2021, pemerintah akan mengurangi impor sebanyak 50%.

Pelaku industri baja menilai kebijakan pemerintah dalam melindungi industri dari serangan impor sudah meningkat. Hal itu terlihat dari penurunan impor yang terjadi pada 2020.

Baca Juga: Jurus Kemenperin Lindungi Baja Nasional dari Serbuan Impor

"Pada 2020 ada penurunan impor baja sebesar 30% ini sebuah prestasi. saya juga mendapatkan informasi ada target pemerintah menurunkan impor baja sampai 50%," katanya dalam Market Review IDX Channel, Jumat (29/1/2021).

Baca Juga: Diterpa Covid-19, Industri Baja Mampu Tumbuh 5,6%

Dia menyampaikan, bahwa impor baja sudah banyak menggerus neraca perdagangan dan tentunya berdampak negatif bagi perekonomian.

"Saat ini, progres pelindungan sudah lebih baik, tapi butuh penyempurnaan. penurunan impor 50% ini ukuran yang akan kita lihat implementasinya di akhir tahun," terangnya.

Dia berharap, pemerintah melalui kementerian terkait seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan dapat bekerja sama dalam mengimplementasikan kebijakan impor tersebut.

"Semoga ini bisa dilaksanakan oleh 3 kementerian tersebut. karena kalau keterkaitan peran di lembaga pemerintah ini optimal maka kita bisa menghindari kecurangan," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini