Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Minyak Naik 2% di Tengah Pasokan AS Menurun

Antara , Jurnalis-Selasa, 02 Februari 2021 |07:34 WIB
Harga Minyak Naik 2% di Tengah Pasokan AS Menurun
Minyak Mentah (Reuters)
A
A
A

Goldman Sachs mengatakan harga minyak bisa naik menjadi 65 dolar AS pada Juli, memperkirakan defisit pasar minyak 900.000 barel per hari (bph) pada paruh pertama 2021, tingkat yang lebih tinggi dari prediksi sebelumnya sebesar 500.000 barel per hari.

Produksi minyak OPEC naik untuk bulan ketujuh pada Januari, sebuah survei Reuters menemukan, setelah kelompok tersebut dan sekutunya setuju untuk mengurangi pembatasan pasokan lebih lanjut, meskipun pertumbuhan produksi lebih kecil dari yang diperkirakan.

"Sepertinya kepatuhan OPEC benar-benar mendorong minyak lebih tinggi, serta ekspektasi bahwa kita akan melihat persediaan AS mengetat selama beberapa minggu ke depan," kata Phil Flynn, seorang analis di Price Futures Group di Chicago.

Produksi kondensat minyak dan gas Rusia juga meningkat pada Januari, dua sumber mengatakan kepada Reuters pada Senin (1/2/2021), tetapi peningkatan itu sejalan dengan ekspektasi, menyusul kesepakatan Moskow dengan OPEC mengenai pengurangan produksi.

Pengebor minyak dan gas AS bersiap untuk peningkatan permintaan. Karena harga yang lebih tinggi membuat sumur baru menguntungkan lagi, mereka menambahkan rig untuk bulan keenam berturut-turut pada Januari.

Data produksi AS dari Badan Informasi Energi menunjukkan produksi naik di atas 11 juta barel per hari pada November, pertama kalinya melebihi angka itu sejak April.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement