Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tepok Jidat, Menko Luhut: Masih Ada 22%-40% Orang Tak Percaya Covid-19

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 03 Februari 2021 |14:16 WIB
Tepok Jidat, Menko Luhut: Masih Ada 22%-40% Orang Tak Percaya Covid-19
Menko Luhut (Foto: Tangkapan Layar Dokumen Kemenko Marves)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengakui tidak mudah dalam penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air. Akan tetapi, pemerintah sudah berupaya mengatasi pandemi tersebut.

Menurut Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) itu, pandemi yang sulit diatasi ini, didukung kurangnya kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, masih ada masyarakat yang tidak percaya dengan ancaman dari Covid-19.

"Bagaimana kita mengimplementasikan strategi ini, bagaimana kita mendisiplinkan orang-orang. Karena dari data kami, sekitar 22% orang mereka tidak mempercayai Covid-19," ujar dia dalam acara Mandiri Investment Forum 2021, Rabu (3/2/2021).

Baca Juga: Strategi Perang Lawan Covid-19, Luhut: Bangkitkan Ekonomi Tak Mudah 

Kemudian, kata dia, apabila mengacu pada data Kementerian Kesehatan per tanggal 2 Februari, total kasus kumulatif berjumlah 1.099.687 orang sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret. Sementara, kasus positif baru per hari itu mencapai 10.379 orang. Kasus konfirmasi positif yang meninggal bertambah 304 orang dan totalnya 30.581 orang.

"Jadi jumlah orang yang tidak percaya dengan ancaman Covid-19 bisa saja lebih 22% atau bahkan mencapai 40%. Maka itu, pemerintah dan otoritas terkait pun kini tengah memperketat beragam prosedur dan program untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan," ungkap dia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement