Dengan transaksi tersebut, kepemilikan IHBV di Indorama Synthetics bertambah menjadi 46,8% dari sebelumnya 42,1%. Data BEI sebelum keterbukaan informasi menunjukkan, pemegang saham Indorama Synthetics adalah PT Irama Investama (25%), masyarakat (32,88%), dan IHBV (42,12%).
Pada pukul 10,35, saham INDR ditransaksikan dalam kisaran harga Rp 2.950, naik Rp 30 (1%) dari penutupan Jumat (12/2). Namun, pada pukul 10.45, saham emiten tekstil itu anjlok Rp 60 (2%) ke level 2.860. INDR memiliki price to earning ratio (PER) disetahunkan (annualized) sebesar 39,85 kali dengan price to book value (PBV) 0,34 kali.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.