JAKARTA - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai subsidi gaji (BLT Subsidi Gaji) atau bantuan subsidi upah (BSU) pada tahun 2020 masih menyimpan polemik yang berkepanjangan. Pasalnya, hingga kini masih ada pekerja yang belum menerima BLT sebesar Rp2,4 juta tersebut.
Menanggapi hal itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengaku akan mengupayakan sisa pencairan BLT tersebut pada tahun ini. Sehingga, nanti diharapkan mereka yang terdaftar sebagai penerima akan menerima haknya.
Baca juga: BLT Subsidi Gaji Dihentikan, Harusnya Pekerja Terima Bantuan Rp1,2 Juta/Bulan
"Realisasi kita sudah 98,92%, jadi sudah hampir 100%. Ada sedikit yang (belum) karena kita sudah tutup buku harus dikembalikan pada kas negara, jika memang sudah memenuhi syarat kami akan ajukan kembali ke Kementerian Keuangan untuk bisa diproses," kata Ida di Jakarta, Kamis (18/2/2021).
Politikus PKB itu memastikan bagi mereka yang memang telah memenuhi syarat, maka pihaknya akan mengusahakan untuk mendapatkan BLT tersebut.
Baca juga: BLT Subsidi Gaji Diusulkan Jadi Rp6 Juta, Setuju?
"Yang tersisa sepanjang memenuhi syarat maka akan kami mintakan kembali kepada Kementerian Keuangan," ujar Ida.
Pemerintah pada 2020 memberikan subsidi gaji yang merupakan bantuan saat pandemi untuk para pekerja dengan pendapatan di bawah Rp5 Juta yang disalurkan dalam dua termin.
Pada termin pertama Agustus-September 2020 telah disalurkan BSU kepada 12.293.134 orang sementara untuk gelombang II November-Desember 2020 disalurkan kepada 12.244.169 orang.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.