Cerita Kepala BKPM: Freeport Jadi Pengalaman Kelam RI

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 03 Maret 2021 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 320 2371672 cerita-kepala-bkpm-freeport-jadi-pengalaman-kelam-ri-MKnCUDz6Gr.jpg Tambang Freeport (Foto: Reuters)

JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menceritakan bisnis tambang emas Freeport di Papua menjadi pengalaman kelam bagi Indonesia.

Lantas apa yang menyebabkan Kepala BKPM Bahlil berkata hal tersebut?

Baca Juga: Freeport Cari Partner untuk Manfaatkan Pasir Sisa Tambang

"Jadi freeport itu menjadi pengalaman kelam bagi kita. Di mana dulu tahun 1970-an ketika Freeport dibangun, negara belum ikut mengambil bagian secara maksimal," ujar dia dalam webinar MNC Group Investor Forum 2021 secara virtual, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Freeport Buka Peluang Pemanfaatan Pasir Sisa Tambang untuk Infrastruktur

Kemudian, kata dia, tak ingin kejadian itu terulang, maka pemerintah kini mendorong setiap investasi yang masuk ke Indonesia melibatkan perusahaan-perusahaan nasional. Hal ini sudah dilakukan pada investasi di ekosistim kendaraan listrik di Indonesia yakni dengan LG.

"Contohnya sekarang LG. LG ini kita ikutkan adalah BUMN-BUMN kita seperti Antam, MIND ID, Pertamina dan PLN, ikut bersama-sama dalam tim di LG. Jadi mereka gabung," ungkap dia.

Dia menuturkan, investasi yang berkualitas yakni investasi yang dapat berkontribusi terhadap pemerataan pertumbuhan ekonomi.

"Maka itu, pikiran kami sebuah investasi yang masuk akan memberikan pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, juga pemerataan pertumbuhan dan ikut besar bersama-sama itu terwujud. Hal itu esensi daripada satu investasi yang berkualitas," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini