Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siapa Direktur Ekstensifikasi Penilaian yang Hilang di Laman DJP? Ini Penjelasannya

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 03 Maret 2021 |19:33 WIB
Siapa Direktur Ekstensifikasi Penilaian yang Hilang di Laman DJP? Ini Penjelasannya
Suap Pejabat di Direktorat Jenderal Pajak (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemnkeu) menghadapi dugaan kasus suap Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Keuangan. Dugaan suap dilakukan oleh pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Menariknya, profil Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian hilang dari situs Direktorat Jenderal Pajak(https://pajak.go.id/id/daftar-pejabat-page.).

Baca Juga: Pegawai Pajak Kongkalikong Suap, Sri Mulyani: Laporkan!

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP Neilmaldrin Noor akan mengecek perihal profil Direktur Ekstentifikasi dan Penilaian pajak yang tidak tertera di laman resmi otoritas pajak nasional. Serta masih menunggu pernyataan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kita Hormati teman- teman KPK yang sedang bekerja dan sementara ini kita terus ikuti perkembangan proses hukum teman-teman KPK ya," ujar Noor, di Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Blablakan Soal Pajak Pembelian Kendaraan dan Properti Jadi 0%

Sebagai informasi, jabatan Direktur Ekstentifikasi dan Penilaian diemban oleh Angin Priyatno Aji. Dari laman https://pajak.go.id/id/daftar-pejabat-page, profil direktur ekstentifikasi dan penilaian tersebut menghilang.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pegawai yang diduga terlibat dalam kasus suap puluhan miliar telah dibebastugaskan dan mengundurkan diri dari Direktorat Jenderal Pajak.

"Terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang oleh KPK diduga terlibat di dalam dugaan suap tersebut telah dilakukan pembebasan tugas," tandasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement