Bangun 8 Pelabuhan, Menko Luhut: Yang Menghalangi Kita Buldoser

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 18 Maret 2021 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 320 2379950 bangun-8-pelabuhan-menko-luhut-yang-menghalangi-kita-buldoser-Go4E7xJJXC.jpg Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah telah meluncurkan ekosistem logistik di Batam atau Batam Logistic Ecosystem (BLE). Peluncuran itu sebagai percontohan untuk ekosistem logistik nasional (National Logistic Ecosystem/NLE).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa pemerintah pada 2021 ini menargetkan untuk merampungkan pengembangan NLE di 8 pelabuhan Tanah Air.

 Baca juga: Tes GeNose di Pelabuhan Tanjung Priok Dimulai Hari Ini

Pihaknya juga akan membuldoser siapa saja yang menghalangi rencana duplikasi ekosistem logistik nasional tersebut.

"Ada 8 pelabuhan yang besar-besar. Di sini (Batam), Jakarta, (Tanjung) Priok nanti iya, lalu Patimban, Tanjung Emas Semarang dan Surabaya, terus Medan, Makassar, pokoknya 8. Jadi siapa yang menghalangi kita buldoser itu," ujar dia dalam telekonfrensi Kamis (18/3/2021).

 Baca juga: Proyek Dermaga Batam Rp60 Miliar, Menhub: Tanda Negara Hadir

Kemudian kata Luhut platform NLE tersebut nantinya semua akan terintegrasi ke dalam satu sistem. "Masalah kita di republik ini kita tak pernah kerja holistik. Bandar udara sama. Supaya tertib. Kan terlalu banyak ketemu sama ini. Tadi kita buat efisiensi tapi efektif," tutur dia.

Dia juga menyoroti, jika negara lain bisa melakukan efisiensi pembiayaan dengan ekosistem logistiknya, kenapa Indonesia tidak. Maka itu pemerintah akan menerapkan kebijakan antidumping untuk menghadapi praktik dumping yang dilakukan oleh negara eksportir.

"Jadi kita punya barang kita dikenakan antidumping. Menteri Perdagangan teriak-teriak. Kita bisa efisien. Kita kenakan antidumping. Kita betul kompetitif," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini