Tagih Bank Turunkan Suku Bunga Kredit, Ketua OJK: Nanti Revenue Meningkat

Hafid Fuad, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 320 2383836 tagih-bank-turunkan-suku-bunga-kredit-ketua-ojk-nanti-revenue-meningkat-Rii1ovSlFu.jpg Ketua OJK Wimboh Santoso. Foto: Okezone

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan menurunkan suku bunga dasar kredit (SBDK) demi memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Ketua DK Otoritas Jasa Keuangan OJK Wimboh Santoso menjelaskan saat ini perbankan juga mengalami tantangan sehingga tidak bisa segera menurunkan suku bunga kreditnya menyesuaikan dengan penurunan suku bunga acuan BI.

Baca Juga: Pertumbuhan Kredit Mulai Bangkit meski Masih Terkontraksi

“Suku bunga kami himbau diturunkan terus karena sudah mulai ada ruang dengan kenaikan volume kredit. Permintaan kredit akan menambah revenue perbankan," ujar Wimboh dalam siaran streaming di Jakarta (25/4/2021).

Dia menjelaskan banyak nasabah yang tunda pembayaran bunga juga meminta restrukturisasi walau bukan covid19. Tapi mereka membayar bunga di bawah bunga pasar hanya 1-2%. Sehingga ini tentu menjadi beban bagi bank. "Bank harus melakukan credit rationing atau pembatasan. Tapi ruang penurunan itu ada, tinggal tunggu waktunya saja. Selain permintaan kredit juga kita lihat likuiditas yang masih sangat luas ruangnya," katanya.

Baca Juga: Gubernur BI Tagih Perbankan Percepat Penurunan Suku Bunga

Secara rasio kredit bermasalah atau NPL masih terkendali. Sehingga bank tinggal menunggu waktu yang tepat saja dan tumbuh lebih bagus. Kemudian tantangan berikutnya juga ada isu tapper tantrum atau normalisasi di AS. "Walaupun masih diisukan tapi ini tentu jadi perhatian bank cari kebijakan. Kami siap mengungkit beberapa sektor lain seperti hotel seperti restoran, tekstil pertanian untuk recovery lebih cepat," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini