Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terus Melemah, Kapan IHSG Kembali Menguat?

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Senin, 05 April 2021 |10:54 WIB
Terus Melemah, Kapan IHSG Kembali Menguat?
IHSG Melemah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini. IHSG tertekan 0,14% berada di level 6.002.

Head of Research Henan Putihrai Sekuritas Robertus Yanuar Hadi menilai, sentimen negatif dari dalam dan luar negeri masih akan mempengaruhi pergerakan IHSG.

Baca Juga: Awali Perdagangan, IHSG Dibuka Melemah 0,14% ke 6.002

“Kalau kita lihat sepanjang pekan kemarin itu masih turun sekitar 2,9%. Sentimen negatifnya tentu salah satunya dari rencana BPJS Ketenagakerjaan untuk mengurangi kepemilikan saham di dalam portofolio investasinya secara keseluruhan. Dan kemungkinan ini juga akan masih mempengaruhi ke depannya,” ujarnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Senin (5/4/2021).

Menurut dia, adanya suatu ketidakpastian global seiring dengan kenaikan yield treasury Amerika Serikat, ini juga menjadi salah satu kekhawatiran market.

Baca Juga: IHSG Anjlok, Investor Harus Siap-Siap Mental

Sementara itu, kata Robertus, untuk sepanjang pekan ini market dilihat bisa lebih optimis. Hal ini disebabkan oleh inflasi yang masih terjaga tetap rendah.

“Masih tetap terjaga di kisaran 1,3 1,4 bahkan mungkin sekitar 1,5% sepanjang pekan ini. Ini lah yang bisa membuat kita lebih optimis kurang lebih kalau misalnya ada tekanan lain lagi. Dan ini bisa dijadikan kesempatan untuk buy on weakness. Tapi kalau untuk hari ini mungkin kita bisa ekspetasikan ada sedikit rebound,” kata dia. 

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement