5 Cara Bikin Karyawan Termotivasi dan Betah di Kantor

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Minggu 11 April 2021 22:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 622 2391951 5-cara-bikin-karyawan-termotivasi-dan-betah-di-kantor-ZlQ4I7PQ4n.jpg Tips Supaya Karyawan Nyaman Kerja di Kantor. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA Karyawan yang memiliki keterampilan dan pengalaman cenderung memilih tujuan perusahaan yang sesuai. Mereka tidak akan membuang waktu dengan mempertimbangkan perusahaan yang memiliki reputasi buruk tentang bagaimana karyawan mereka diperlakukan.

Ada beberapa faktor yang harus dimiliki perusahaan atau tempat kerja agar karyawan bahagia dan termotivasi dalam bekerja. Tempat kerja yang tidak memiliki faktor-faktor ini cenderung mengalami pergantian karyawan yang tinggi, ketidakpuasan, dan respons negatif yang umum.

Perusahaan ini akan mendapat umpan balik yang buruk di berbagai situs kerja, ketidaksopanan mereka kepada karyawan menyebar, merusak reputasi dan merek mereka sendiri. Berikut ulasan tips sukses manajemen bisnis, faktor yang diinginkan karyawan di tempat kerja. Dilansir dari The Balance, Minggu (11/4/2021).

Baca Juga: Karier Vs Menikah, Milenial Pilih Mana?

1. Rasa hormat adalah hak dasar setiap karyawan di setiap tempat kerja.

Jika orang merasa diperlakukan dengan hormat, biasanya mereka merespons rekan kerja dan atasan dengan hormat. Karyawan yang merasa dihormati merespons dengan tindakan yang bertanggung jawab.

Bagian dari rasa hormat adalah pujian dan umpan balik sehingga orang tahu apa yang mereka lakukan di tempat kerja. Pengusaha mengungkapkan rasa hormat kepada karyawan ketika mereka memiliki kinerja yang baik. Di tempat kerja yang saling menghormati, setiap orang setara, mereka hanya memiliki pekerjaan dan peran yang berbeda.

Baca Juga: 8 Trik Membuat Hari Senin Jadi Lebih Menyenangkan

2. Membuat karyawan merasa menjadi bagian dari perusahaan

Karyawan ingin merasa seolah-olah mereka terlibatkan dalam pekerjaan. Hal ini berarti mereka mengetahui dan memiliki akses ke informasi secepat orang lain di tempat kerja. Karyawan benci merasa seolah-olah mereka dikucilkan dari informasi yang mereka butuhkan untuk memahami dan mendukung misi, visi, dan tujuan perusahaan mereka.

Agar karyawan merasa up-to-date, pemberi kerja bisa berbagi apa saja yang mereka ketahui tentang seluk-beluk perusahaan, keuangan, dan anggaran segera setelah mereka mengetahuinya. Karyawan mereka perlu membuat keputusan yang baik berdasarkan informasi yang baik untuk bertindak demi kepentingan terbaik bagi perusahaan.

3. Karyawan ingin terlibat dalam keputusan bagi pekerjaannya

Karyawan ingin berdampak pada keputusan yang dibuat tentang pekerjaan mereka. Keterlibatan karyawan dan pemberdayaan karyawan membantu menciptakan karyawan yang terlibat bersedia memberikan energi mereka untuk bekerja.

Pada saat yang sama, pengusaha harus ingat bahwa pemberdayaan bukanlah hal yang gratis. Dia perlu menyusun pemberdayaan dalam kerangka yang mencakup visi organisasi, tujuan, dan tanggung jawab yang jelas. Manajer perlu berkomunikasi dengan setiap karyawan tentang arti kerangka kerja ini untuk pekerjaan mereka.

4. Karyawan berhak atas kepemimpinan yang baik

Karyawan harus diberi arahan yang jelas dan tahu apa yang harus mereka pertanggungjawabkan untuk perusahaan. Mereka perlu mengetahui parameter di mana mereka diberdayakan untuk membuat keputusan.

Penghargaan, pengakuan, dan kompensasi diperlukan untuk memperkuat pemberdayaan dalam kerangka kerja.

Karyawan menginginkan kepemimpinan yang baik. Mereka menginginkan perasaan berada di jalur yang benar, pergi ke suatu tempat yang jelas dan penting.

Mereka suka menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Karyawan ingin mengetahui bahwa seseorang, yang dapat dipercaya, memegang kendali perusahaan.

Itu sebabnya, tim eksekutif dan manajer harus menunjukkan kepercayaan diri dan perasaan bahwa mereka tahu apa yang mereka lakukan. Karyawan memperhatikan mereka, maka perlu merasa yakin bahwa mereka memiliki usaha yang bisa sukses dan memahami pasar.

5. Beri kepercayaan bagi karyawan untuk berkomitmen

Terakhir, karyawan ingin tahu bahwa mereka akan bekerja dalam waktu yang lama dan dapat berkomitmen untuk perusahaan secara jangka panjang, dengan asumsi bahwa mereka bahagia dalam pekerjaan mereka. Kualitas kepemimpinan tim eksekutif menjawab banyak pertanyaan yang ada.

Jika faktor-faktor tersebut di setiap tempat kerja, produktivitas, motivasi, dan kebahagiaan karyawan dipastikan akan meningkat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini