Surplus Neraca Dagang Kerek IHSG ke Zona Hijau

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Kamis 15 April 2021 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 278 2395310 surplus-neraca-dagang-kerek-ihsg-ke-zona-hijau-GallvGs69B.jpg saham (Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,48% atau naik 29,22 poin ke level 6.079,5 pada penutupan perdagangan, Kamis (15/4).

Adapun sektor pendorong indeks hari ini antara lain sektor agrikultur (2,19%), sektor perdagangan (1,01%), dan sektor industri dasar & kimia (1%).

 Baca juga: IHSG Masih Tunjukan Sinyal Negatif, Ini Rekomendasi Sahamnya

Research Analyst MNC Sekuritas Aqil Triyadi mengatakan, penguatan IHSG hari ini didorong oleh data neraca perdagangan pada bulan Maret 2021 yang kembali surplus sebesar USD1,57 miliar. Ekspor pada Maret 2021 tercatat USD18,35 atau tumbuh 30,47% secara year on year (yoy).

"Nilai ekspor tersebut lebih tinggi dari konsensus. Di sisi lain, nilai impor pada Maret juga meningkat di atas konsensus. Namun yang menjadi kekhawatiran investor sendiri adalah neraca dagang ini masih di bawah konsensus walaupun impor dan ekspor naik," ujarnya pada closing market IDX Channel, Kamis (15/4/2021).

 Baca juga: IHSG Menanti Berkah Ramadhan

Dia melanjutkan, penguatan IHSG hari ini juga didorong oleh aksi beli investor asing. Investor asing melakukan net buy sebesar Rp291,41 miliar di seluruh pasar.

"Net buy ini menjadi salah satu pendorong market hari ini," ungkapnya.

Menurut dia, pergerakan IHSG hari ini belum terlalu kuat untuk menuju ke level resisten yang diperkirakan berada di level 6.113. Level tertinggi IHSG pada hari ini hanya mampu mencapai 6.079.5.

"Untuk itu kami memperkirakan masih rawan untuk terjadinya koreksi dalam beberapa hari ke depan. Bahkan di minggu depan diprediksi IHSG tidak mampu tembus ke atas level 6.100 bahkan ke level 6.200," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini