Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Revitalisasi Kota Tua-Sunda Kelapa Disuntik dari APBN dan APBD

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Rabu, 28 April 2021 |21:02 WIB
Revitalisasi Kota Tua-Sunda Kelapa Disuntik dari APBN dan APBD
Erick Thohir (Foto: KBUMN)
A
A
A

JAKARTA - Skema pendanaan Joint Venture (JV) revitalisasi Kota Tua dan Sunda Kelapa berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Meski begitu, pemerintah belum menetapkan nominal yang akan dialokasikan.

JV Kota Tua dan Sunda Kelapa terdiri dari tiga badan usaha yakni Experience Board atau PT Jakarta Tourisindo (JXB), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ).

Baca Juga: Erick Thohir Ajak Anies Baswedan Bangun Wisata Kota Tua dan Sunda Kelapa 

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, anggaran tersebut akan disesuaikan dengan strategi pengembangan dari Pemerintah DKI Jakarta serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kalau nantinya ada bantuan dari APBD dan APBN itu seyogyanya bisa dilakukan sesuai dengan strategi besar dari Pemerintah DKI atau Kementerian Pariwisata. Karena kami dari kementerian BUMN hanya mendukung program-program kerjanya," ujar Erick, Rabu (28/4/2021).

Dalam proses awalnya, Kementerian BUMN dan Pemprov DKI Jakarta masih mengedepankan aspek business to business. Dimana, kedua pihak berharap JV mampu menghasilkan produk yang dapat menghasilkan pendapatan.

"Tadi pak Gubernur sudah menyampaikan dengan Join Venture ini kita mengharapkan terjadinya b to b, jadi bukan hanya dari APBN dan APBD, tetapi b to b yang kita utamakan," katanya.

Gubernur Anies Baswedan mengutarakan, pihaknya akan menyediakan anggaran yang bersumber dari APBD DKI Jakarta. Nantinya, dana itu digunakan sebagai pembiayaan JV Kota Tua dan Sunda Kelapa.

Dia mencatat, pindasi dasarnya dari proyek tersebut adalah tata ruang sebagai kawasan bersejarah. Dari dasar itulah seluruh kegiatan kolaborasi akan dibangun.

"APBD insya Allah akan disiapkan juga tapi kita mulainya dari b to b karena itulah kita mulai dari penentuan JV, ini dan harapannya dengan adanya JV ini lebih fleksibel dalam mengelola dana ada semua unsur ada di situ," tutur Anies.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement