Erick Thohir Ajak Anies Baswedan Bangun Wisata Kota Tua dan Sunda Kelapa

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 28 April 2021 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 320 2402370 erick-thohir-ajak-anies-baswedan-bangun-wisata-kota-tua-dan-sunda-kelapa-mGwMHueDIW.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Dok. Pemprov)

JAKARTA - Fasilitas pelayanan pariwisata bagi turis domestik di Indonesia belum maksimal. Padahal, 78% okupansi atau jumlah kunjungan di kawasan wisata berasal dari turis lokal.

Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, pembangunan fasilitas bagi turis lokal penting untuk mendorong proses pemulihan sektor pariwisata di Tanah Air. Karena itu, pengembangan infrastruktur seyogyanya terus dilakukan.

Baca Juga:  Kebut Pemulihan Ekonomi, Sandiaga Uno Ungkap Sejumlah Strategi, Termasuk Pembangunan Kereta Gantung di Kawasan Borobudur

"Selama ini kita belum layanannya kita masih setengah hati melayani turis lokal karena itu kita tak segan-segan, kami Kementerian BUMN, salah satunya tidak saja kerja sama hari ini seperti juga di beberapa wilayah lain, seperti di Lampung, kita juga memastikan untuk pemebangun fasilitas untuk turis domestik," ujar Erick dalam Penandatangan Of Agreement (HOA) Pembentukan JV Kota Tua-Sunda Kelapa, Rabu (28/4/2021).

Meski begitu, Mantan Bos Inter Milan itu tidak menapikan bahwa pelayanan bagi turis mancanegara juga penting. Dalam mendorong fasilitas turis lokal dan mancanegara, Kementerian BUMN menggandeng Pemerintah DKI Jakarta. Kerja sama tersebut ditandai dengan dibentuknya Joint Venture (JV).

Baca Juga:  Vaksinasi, Pengusaha Harap Pariwisata Bangkit di 2021

Dimana, dilakukan oleh Jakarta Experience Board atau PT Jakarta Tourisindo (JXB), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC, dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ).

"Hari ini kami berbangga, kita diajak kembali membangun Kota Tua yang sudah lama tertinggal. Kebetulan kerja sama yang sebelumnya sukses bagaimana moda transportasi semoga transportasi ini berjalan, dan sekarang kita juga tingkatkan kerja sama kita untuk Kota Tua dan Sunda Kelapa," tutur dia.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut, langkah revitalisasi kedua kawasan tersebut sebagai upaya transformasi wisata di DKI Jakarta yang dilakukan oleh pemerintah setempat dengan dukungan dari Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kita memulai sebuah babak baru dari transformasi Kota Tua. Tadi kami tegaskan bahwa transformasi ini bukan barang baru, sudah dikerjakan lama, tapi sekarang kita menggunakan cara yang baru, dimana, dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah, swasta hingga unsur masyarakat," ujar Anies.

Dalam proses revitalisasi, pemerintah akan mengelola 240 hektar yang terdiri dari kawasan Kota Tua dan Sunda Kelapa. Harapannya, proyek ini akan menjadi satu ekosistem yang mampu mendorong perekonomian secara nasional.

"Jadi jangan membayangkan ini hanya mengelola di sekitar lapangan yang ada di sini, tetapi seluruh kawasannya. Kemudian ini juga sistematis karena ini disusun menggunakan Joint Venture tadi. Jadi unsur kolaborasi skalanya besar, kemudian, ada Joint Venture," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini