Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

InJourney Akui Perang AS-Israel vs Iran Ancam Sektor Pariwisata, Berharap Momentum Lebaran 2026

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Senin, 09 Maret 2026 |16:03 WIB
InJourney Akui Perang AS-Israel vs Iran Ancam Sektor Pariwisata, Berharap Momentum Lebaran 2026
Sektor Pariwisata RI (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata atau InJourney optimistis aktivitas sektor pariwisata Indonesia tetap tumbuh ditengah meningkatnya eskalasi geopolitik yang tengah terjadi antara AS - Iran. 

Direktur Commercial InJourney Veronica Sisilia mengatakan ketegangan geopolitik global di Timur Tengah tentu akan memengaruhi terhadap industri pariwisata dan penerbangan, termasuk potensi pembatalan penerbangan internasional dan kenaikan harga minyak dunia yang mencapai sekitar 100 dolar per barel.

"Yang terjadi sampai hari ini volatilitas di harga energi, nilai tukar dan lain sebagainya sudah pasti itu impact ke kita semua, sama-sama paham," ujarnya dalam konferensi pers terkait kesiapan InJourney Hospitality dalam menyambut libur Lebaran 2026 di Gedung Sarinah, Senin (9/3/2026).

Meskipun kemungkinan pembatalan penerbangan atau gangguan operasional dapat terjadi, dia menilai sektor pariwisata nasional memiliki ketahanan karena didukung oleh pasar domestik yang besar. Veronica pun tetap optimistis karena permintaan wisata domestik di Indonesia masih kuat.

InJourney, lanjut dia, pun sedang bersiap menyambut periode peak season libur Lebaran 2026 dengan sejumlah program unggulan yang mengedepankan nilai-nilai kultural. Veronica berjalan pelayanan terbaik di masa libur Lebaran menjadi momentum bagi InJourney dalam menjaga tren positif sektor pariwisata Indonesia. 

"Kami ingin semua orang menikmati lebaran ini dengan hati yang semangat pulang mudik, jalan-jalan, ngobrol ke keluarga, naik pesawat dan sebagainya itu yang kami tekankan untuk situasi saat ini," sambung dia. 

Veronica menyampaikan jumlah wisatawan domestik pada 2025 mencapai sekitar 101 juta perjalanan dengan pertumbuhan sekitar 14,4 persen. Selain itu, jumlah wisatawan mancanegara yang tercatat sekitar 1,14 juta.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement