JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa ekonomi Indonesia masih cukup baik dibandingkan negara-negara maju di dunia. Meskipun pada kuartal I-2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 0,74%.
Menurut Luhut, ekonomi Indonesia masih cukup baik dibandingkan dengan Amerika Serikat, China, Inggris, Jerman, dan India. Hal itu terlihat dari angka purchasing manager index (PMI) manufaktur Indonesia.
"Jadi kondisi ekonomi kita masih dipengaruhi pandemi Covid-19, akan tetapi apabila dibanding negara maju besar, seperti Amerika, China, Inggris, Jerman, dan India, posisi purchasing manager index manufacturing and service di masa kini masih cukup baik," ujar dia dalam webinar ISEI secara virtual, Jumat (7/5/2021).
Baca Juga: Ekonomi RI Boleh Minus tapi Masih Lebih Baik dari Negara Lain, Benar?
Pemulihan ekonomi nasional di 2021 kembali terlihat pada beberapa indeks indikator. IHS Markit mencatat Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada April 2021 menyentuh rekor tertingginya sepanjang masa.
PMI Manufaktur Indonesia pada bulan April tercatat sebesar 54,6 atau naik dari posisi 53,2 pada bulan Maret 2021.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, rlis IHS Markit menunjukkan, ada perbaikan permintaan tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga ekspor.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.