Langgar Prokes, Sandiaga Uno Apresiasi Pemda Tutup Tempat Wisata

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 18:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 320 2411896 langgar-prokes-sandiaga-uno-apresiasi-pemda-tutup-tempat-wisata-3PKLeP0MaE.jpeg Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA - Pemerintah Daerah (Pemda),banyak memberlakukan penutupan destinasi wisata untuk mencegah kerumunan massa di lokasi wisata pada masa libur lebaran 1442 H. Langkah ini mendapatkan apresiasi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

"Kami melihat langkah antisipatif pemerintah daerah yang perlu kita apresiasi dengan penutupan Ancol, Ragunan, TMII hingga destinasi wisata daerah lainnya di Pantai Anyer, Pantai Batu Karas di Pangandaran, kolam renang Waterpark Kenjeran di Surabaya hingga Kawasan Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu. Ini langkah koordinatif dalam penerapan protokol kesehatan," ujarnya dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Selasa (18/5/2021).

Menurut dia, lonjakan pengunjung destinasi wisata lokal sudah diprediksi jauh hari sebelum libur Lebaran akibat adanya larangan mudik. Dari hasil pantauannya, penerapan protokol kesehatan berupa Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) di destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif ada 3 tahapan. Pertama, ada yang patuh secara ketat dan disiplin. Kedua, ada yang masih perlu perbaikan dan ketiga, ada yang belum menerapkan protokol kesehatan.

"Dengan kewenangan yang telah dilimpahkan ke pemerintah daerah dan satgas Covid-19 maka desain kebijakan untuk memberikan keleluasaan untuk menutup maupun memberikan sanksi bagi pengelola destinasi wisata dan setra ekonomi kreatif dapat dilakukan," ungkapnya.

Baca Juga: Buka Peluang Usaha, Sandiaga Uno Kolaborasi BKPM Bentuk Tim Bersama Pencari Investor

Kemenparekraf juga menyoroti kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi lokal yang masih harus diperbaiki ke depannya terkait penerapan protokol kesehatan CHSE.

"Kita akan evaluasi dan kita harapkan partisipasi dari pemda, pengelola sentra ekonomi kreatif, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan. Harapannya dengan koordinasi dan evaluasi ini kita bisa tingkatkan protokol kesehatan pada kesempatan berikut karena kita harus menyiapkan diri pada situasi ke depan," tandasnya.

Baca Juga: Sandiaga Uno Takjub dengan Potensi Wisata Kayong Utara

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini