JAKARTA - Kekuatan agresi Israel menindas Palestina sampai saat ini didukung oleh beberapa hal, salah satunya kekuatan ekonomi besar dari negara-negara sekutunya, seperti Amerika Serikat yang memiliki banyak miliarder terkaya di dunia.
Penulis sekaligus motivator Ippho Santosa mengatakan, dengan sumber kekuatan ekonomi ini, Israel merasa sangat kuat. Sedang kekayaan negara-negara Muslim, seperti Arab Saudi dan Qatar, sangat jauh di bawah kekuatan itu.
"Ya, kita kalah kuat, kalah kaya dengan negara-negara lain. Nah itu, jadi dengan ini saja kita dihadapkan dengan ketimpangan yang luar biasa. Lalu Palestina sekutunya siapa? Ternyata hampir gak ada," jelasnya.
Lebih lanjut, Ippho menambahkan, dalam perang ini, Palestina dan negara yang mendukungnya tidak punya modal atau kekuatan ekonomi besar. Seperti Indonesia yang tidak berpunya, hanya mengecam saja.
"Kalau kita orang Indonesia sekuat Amerika, atau Malaysia sekuat Uni Eropa, dan kita bilang ini Palestina jangan diganggu, ini sekutu kami. Saya yakin, itu Israel main petasan saja gak bakalan berani," tukasnya.
Baca selengkapnya: Israel Didukung AS, ada Orang Terkaya Dunia Jeff Bezos hingga Elon Musk
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.