Israel Didukung AS, ada Orang Terkaya Dunia Jeff Bezos hingga Elon Musk

Hasan Kurniawan, Jurnalis · Kamis 20 Mei 2021 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 20 320 2412813 israel-didukung-as-ada-orang-terkaya-dunia-jeff-bezos-hingga-elon-musk-flPlrNjljL.jpg Konflik Israel-Palestina. (Foto: Okezone.com

JAKARTA - Penulis sekaligus motivator yang memiliki perhatian besar terhadap Palestina, Ippho Santosa menilai, agresi Israel tentu bukan tanpa sebab. Menurutnya, Israel dilindungi oleh kekuatan ekonomi besar dari negara-negara sekutunya yang ada di seluruh dunia. Sedangkan Palestina negara miskin.

"Masalahnya karena kita yang lemah, dan negara-negara Muslim juga lemah. Jadi orang seenaknya. Coba Palestina kuat dan negara sekutunya kuat, orang pasti gak berani sembarangan melakukan itu," ujarnya, saat diskusi Dompet Dhuafa, Kamis (20/5/2021).

Dia mengambil contoh Amerika Serikat. Salah satu negara pendukung Israel ini, memiliki banyak sekali pengusaha. Jumlahnya sekira 37 juta. Di tangan para pengusaha ini, kekuatan ekonomi dunia telah dikendalikan.

Baca Juga: Ekonomi Dunia Pulih Lebih Cepat, Gubernur BI Beberkan Buktinya

"Sebenarnya kekuatan negara-negara sekutu Israel ini, bersama kelompok-kelompoknya itu kuatnya luar biasa. Contoh kita lihat Amerika Serikat. Amerika ini, jumlah pengusahanya saja ada sebanyak 37 juta orang," bebernya.

Satu pengusaha di Amerika Serikat, pemilik Amazon, Jeff Bezos, kekuatan ekonominya sama dengan New Zaeland. Sementara kekayaan bos Facebook, Mark Zuckerberg, telah setara kekayaan tiga negara di dunia.

"Kalau pemilik Tesla, Elon Musk, kekuatannya sama dengan APBN Indonesia tahun 2020. Jadi kita untuk makan 270 juta orang selama setahun, sama dengan kekuatan ekonominya pemilik Tesla. Itu baru tiga orang," tegasnya.

Dengan sumber kekuatan ekonomi ini, Israel merasa sangat kuat. Sedang kekayaan negara-negara Muslim, seperti Arab Saudi dan Qatar, sangat jauh di bawah kekuatan itu.

Baca Juga: Sri Mulyani: Pemulihan Ekonomi Global Dibayangi Lonjakan Covid-19

"Sekarang jumlah negara yang mengakui Palestina dan Israel, lebih banyak Israel saat ini dan negaranya maju-maju. Jadi kalau kita ngomong negara kayanya Arab Saudi dan Qatar, gak ada apa-apanya," sambungnya.

Dalam perang ini, Palestina dan negara yang mendukungnya tidak punya modal atau kekuatan ekonomi besar. Seperti Indonesia yang tidak berpunya, hanya mengecam saja.

"Ya, kita kalah kuat, kalah kaya dengan negara-negara lain. Nah itu, jadi dengan ini saja kita dihadapkan dengan ketimpangan yang luar biasa. Lalu Palestina sekutunya siapa? Ternyata hampir gak ada," jelasnya.

Lebih lanjut, Ippho menambahkan, teori yang mengatakan, pendudukan Israel terhadap Palestina karena soal agama atau perang suci, menurutnya hanya omong kosong saja.

"Kalau kita orang Indonesia sekuat Amerika, atau Malaysia sekuat Uni Eropa, dan kita bilang ini Palestina jangan diganggu, ini sekutu kami. Saya yakin, itu Israel main petasan saja gak bakalan berani," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini