Penguatan IHSG Masih Dihantui Kasus Covid-19

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Senin 24 Mei 2021 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 278 2414560 penguatan-ihsg-masih-dihantui-kasus-covid-19-zQItzjME24.jpg IHSG Menguat (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan pagi ini. Namun demikian sejumlah sentimen masih membayangi IHSG yang menguat pada level 5.800.

Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie W Prasetio mengatakan, berbagai sentimen masih membayangi pergerakan IHSG. Hal tersebut diperkuat dari pergerakan bursa global yang masih bergerak variatif.

Baca Juga: 202 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke 5.800

“Tingkat kasus Covid-19 yang masih naik di beberapa negara. Sementara, kalau di Amerika Serikat kekhawatiran akan naiknya inflasi yang lebih besar dari perkiraan,” katanya dalam acara Market Opening IDX Channel, Senin (24/5/2021).

Di sisi lain, menurut Frankie, berbagai sentimen dari dalam negeri terbilang bagus dan tidak ada yang mengecewakan. Sehingga, ini bisa menjadi pendorong pergerakan IHSG.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Menguat ke 5.850 pada Awal Pekan Ini

“Data di dalam negeri tidak mengecewakan, bahkan bagus. Kalau dilihat data kita bagus sekali misal ekspor naik, impor naik, dan vaksinasi kita sudah berjalan. Jadi, kalau kita lihat sebenarnya dari dalam negeri GDP gross kita naik,” ujar dia.

Sementara itu, Frankie menuturkan, IHSG mempunyai peluang bergerak ke jalur up trend. Dia menjelaskan, saat ini pergerakan IHSG bervariatif.

“Banyak orang yang bilang adanya Sell in May and Go Away. Kemudian, indeks kita juga turunnya terakhir 3,6%, itu terlihat tidak terlalu buruk. Akan tetapi yang menjadikan kesan tersebut buruk ini di-drive oleh blue chip yang memang mayoritas turunnya besar,” tuturnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini