Menko Airlangga Siapkan Stimulus Kesejahteraan Nelayan dan Petani

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 03 Juni 2021 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 320 2419579 menko-airlangga-siapkan-stimulus-kesejahteraan-nelayan-dan-petani-Czfi70nYjW.jpg Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Okezone.com/Kemenko Ekonomi)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi untuk nelayan dan petani. Hal ini sebagai komitmen untuk menguatkan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan.

“Pemerintah telah menyiapkan stimulus ekonomi untuk menyokong sektor pertanian dan perikanan,” ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Menko Airlangga menjelaskan, secara khusus stimulus dan insentif yang dikeluarkan untuk tetap menjaga kinerja di sektor pertanian dan perikanan, antara lain, pertama, Program Padat Karya Pertanian, kedua, Program Padat Karya Perikanan.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Bikin Sri Mulyani Cemas, Ada Apa Bu?

Ketiga, Banpres Produktif UMKM Sektor Pertanian, keempat, Subsidi Bunga Mikro/Kredit Usaha Rakyat dan kelima, Dukungan Pembiayaan Koperasi dengan Skema Dana Bergulir.

Dia pun menggarisbawahi mengenai program strategis sektor pangan dan pertanian tahun 2021. Mulai dari stabilitas harga dan pasokan pangan, pengembangan hortikultura orientasi ekspor, kemitraan closed loop hortikultura, peremajaan sawit rakyat, hingga pengembangan industri rumput laut.

Pemerintah pun telah menyusun kebijakan dalam menjaga rantai ketahanan pangan nasional. Pertama, Implementasi UU Cipta Kerja untuk terkait penyederhanaan, percepatan, kepastian dalam perizinan, serta persertujan ekspor/impor. Kedua, Digitalisasi UMKM yang merupakan bentuk realisasi dari dua agenda besar Pemerintah saat ini, yaitu agenda Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Transformasi Digital.

Baca Juga: BPS Catat Turis Asing ke RI Merosot pada April 2021

Ketiga, sinergi BUMN untuk distribusi hasil pertanian dari sentra produksi ke sentra konsumen, yaitu pengembangan sistem logistik pangan berbasis transportasi Kereta Api dalam bentuk distribusi bahan pangan ke wilayah timur.

Keempat, penguatan kerja sama antardaerah khususnya dalam pemenuhan pangan. Kelima, Pembentukan holding BUMN Pangan dalam penguatan Ekosistem Pangan Nasional.

“Program-program di sektor pertanian dan perikanan terus dijalankan untuk penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani/nelayan,” tegas Menko Airlangga.

Khusus untuk industri perunggasan, Airlangga menerangkan bahwa industri ini merupakan salah satu industri yang telah mengakar dan menjadi budaya masyarakat untuk menghasilkan produk yang berkualitas.

Pemerintah pun akan mendorong hilirisasi di industri perunggasan. Hilirisasi ini akan sangat membantu peternak dengan peningkatan konsumsi yang akan mendongkrak permintaan daging ayam dan telur. Dengan peningkatan konsumsi daging dan telur ayam ras maka optimalisasi sumberdaya produksi dapat dilakukan dan diharapkan peternak ayam lebih sejahtera.

“Ke depan, ayam maupun telur diharapkan bisa menyelesaikan persoalan kebutuhan gizi yang dapat mendorong imunitas dan pencegahan Covid-19,” pungkas Menko Airlangga. Acara ditutup dengan makan ayam dan telur bersama perwakilan peternak nasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini