JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan airan modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik pada periode 31 Mei hingga 3 Juni 2021 mencapai Rp14,68 triliun.
Menurut Direktur Eksekutif Erwin Haryono, dari jumlah tersebut, modal asing yang masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp12,27 triliun.
“Berdasarkan data transaksi 31 Mei – 3 Juni 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto Rp14,68 triliun," kata Direktur Komunikasi BI Erwin Haryono dalam siaran pers, Minggu (6/6/2021).
Baca Juga: BI Perketat Transaksi Valas
Sementara itu, aliran modal asing yang masuk ke pasar pada periode yang sama sebesar Rp2,41 triliun.
"Sedangkan aliran modal asing yang keluar dari pasar keuangan domestik sejak awal tahun hingga 3 Juni 2021 mencapai Rp2,43 triliun," bebernya.
Baca Juga: Cerita BI Atasi Krisis Ekonomi 2008, Lawan Krisis Covid-19 Berhasil?
Lalu, yield SBN 10 tahun juga meningkat tipis dari 6,40% pada Kamis menjadi 6,41% pada Jumat.
BI akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.
"Kita akan memperkuat langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," tandasnya
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.