Covid-19 Mengganas, KAI Imbau Gunakan KRL untuk Kebutuhan Mendesak

Antara, Jurnalis · Kamis 24 Juni 2021 18:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 320 2430445 covid-19-mengganas-kai-imbau-gunakan-krl-untuk-kebutuhan-mendesak-UN7kX19mhS.jpg KRL Commuterline (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - KAI Commuter meminta masyarakat agar menggunakan layanan KRL Jabodetabek jika dalam kondisi harus beraktivitas di luar rumah maupun memiliki keperluan mendesak.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan imbauan tersebut untuk melindungi kesehatan para pengguna dan petugas dari penyebaran Covid-19.

Baca Juga:KRL Tak Berhenti di Stasiun Tanah Abang, Anies Siapkan Bus TransJakarta untuk Angkut Penumpang

"Selain melindungi sesama pengguna KRL dari risiko penularan Covid-19, kesediaan mengikuti protokol kesehatan dan tes acak antigen juga akan melindungi para petugas yang selama pandemi ini terus melayani pengguna KRL dari garis terdepan," kata Anne Purba dilansir dari Antara, Kamis (24/6/2021).

Anne mengatakan KAI Commuter juga terus melaksanakan tes acak antigen sejak Senin (21/6) lalu, di enam stasiun. Hingga Kamis (24/6), sudah ada 560 orang yang mengikuti tes tersebut dengan hasil 24 orang di antaranya reaktif.

Baca Juga: Gegara Pohon Tumbang, KRL Jurusan Tanah Abang - Sudimara Terganggu

Tes acak antigen yang dilakukan KAI Commuter ini dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat yang masih harus beraktivitas menggunakan KRL serta para petugas di lapangan.

"Mereka yang hasilnya reaktif telah dicegah untuk naik KRL dan selanjutnya datanya diserahkan kepada Puskesmas setempat," ujarnya.

Dia menambahkan penerapan protokol kesehatan secara ketat juga secara konsisten dilakukan KAI Commuter kepada para penggunanya.

Selain itu, ribuan petugas juga telah mendapatkan vaksin sebagai bagian dari sasaran vaksinasi pemerintah untuk petugas layanan publik, dan secara bertahap akan mencapai seluruh petugas.

Mengutip data Kementerian Kesehatan yang menyebutkan penderita Covid-19 anak-anak mencapai 12,5 persen dari total kasus per Minggu (20/6) lalu, hal ini sejalan dengan kebijakan KAI Commuter melarang balita naik KRL sejak Juni 2020, kecuali dengan kebutuhan mendesak dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Sementara itu, volume pengguna KRL hingga pukul 10.00 WIB tercatat ada 139.281 orang atau berkurang sekitar 4 persen dibanding Rabu (23/6) di waktu yang sama. Hal ini sejalan dengan anjuran pemerintah yang meminta masyarakat kembali beraktivitas dari rumah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini