Share

Anies Marah-Marah! Langgar PPKM Darurat, Kantor Ray White dan Equity Life Disegel

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 06 Juli 2021 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 06 320 2436455 anies-marah-marah-langgar-ppkm-darurat-kantor-ray-white-dan-equity-life-disegel-XWNSCQ8N3h.jpg Anies Baswedan Tutup Kantor Ray White (Foto: Instagram)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menindak dua perusahaan yang melanggar aturan PPKM darurat. Sebab, kedua perusahaan ini melanggar ketentuan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) 100% bagi sektor non esensial.

Kedua perusahaan tersebut adalah PT Equity Life dan Ray White Indonesia yang berada di lantai 43 Sahid Sudirman Centre, Jakarta Pusat.

"Kita baru saja melakukan inspeksi. Ada hal yang perlu kita renungkan sama-sama. Tadi saya mendatangi bersama Kepolisian, tim Disnaker kantor-kantor di gedung pencakar langit Jakarta di lantai 43 semuanya adalah orang-orang yang terdidik dan kantornya bukan termasuk kantor yang esensial, bukan termasuk kritikal tetapi semua tetap bekerja. Bukan saja melanggar peraturan tapi tidak memikirkan keselamatan," kata Anies dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Jakarta, Selasa (6/7/2021).

Baca Juga: Marahi Pihak Perusahaan Tak Terapkan WFH, Anies: Ini Soal Nyawa, Ibu Egois! 

Anies pun akhirnya menyegel kantor tersebut dan meminta pekerja di kantor tersebut pulang. Anies langsung menutup dan memproses pidana pelanggaran tersebut.

"Tadi langsung kantornya suruh tutup. Karyawannya harus pulang. Langsung diproses hukum termasuk dari kepolisian akan memproses secara pidana karena mereka melanggar Undang-Undang Wabah," tulis Anies.

Oleh karena itu dia meminta kepada semua untuk mengambil sikap tanggung jawab. Sebab, bukan sekadar aturan maupun pasal ini soal melindungi masyarakat dari wabah Covid-19.

"Jadi, saya minta kepada semua mari ambil sikap tanggung jawab ini bukan sekedar soal peraturan atau sekedar soal pasal ini soal melindung sesama, melindungi sodara sodara kita, melindungi anak buah kita, melindungi pekerja yang bekerja untuk perusahaan kita ambil sikap tanggung jawab itu," tegasnya.

Mantan Mendikbud itu juga meminta kepada para orangtua atau anak agar bertanya kepada ayah dan ibunya apakah bekerja di sektor esensial atau kritikal.

"Buat para orangtua, buat anak anak tanyakan pada ayah pada ibu apakah sektor nya sektor esensial atau kritikal. Buat kakek nenek tanyakan anaknya ini pada pergi kerja sektor esensial atau kritikal atau tidak kalo tidak ambil sikap tanggung jawab," tuturnya.

Lebih lanjut, Anies meminta apabila masyarakat menemukan pelanggaran di tempat bekerja segera laporkan melalui aplikasi JAKI. Pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas.

"Bila anda menemukan tempat anda bekerja bukan sektor esensial bukan sektor kritikal laporkan. Lewat aplikasi Jaki dengan aplikasi itu anda bisa laporkan anda akan terlindungi identitasnya. Lalu segera kita akan lakukan tindakan untuk menegakkan aturan," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini