Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengembang 'Malas' Bangun Properti Selama Pandemi Covid-19

Antara , Jurnalis-Rabu, 07 Juli 2021 |20:23 WIB
Pengembang 'Malas' Bangun Properti Selama Pandemi Covid-19
Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Pandemi COVID-19 telah mengakibatkan pengembang properti baik perkantoran maupun apartemen tidak lagi agresif membangun seiring dengan terganggunya aktivitas perekonomian.

"Developer menahan diri agar tidak terlalu agresif dalam membangun," kata Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto dilansir dari Antara, Rabu (7/7/2021).

Baca Juga: Polda Metro Klaim Kepadatan di Titik Penyekatan PPKM Darurat Menurun

Menurut dia, pada saat ini, kondisinya cenderung pasokan unit properti menurun, begitu pula dengan kecenderungan permintaan yang menurun terhadap berbagai jenis properti.

Padahal, lanjutnya, idealnya kalau pasokan diredam sehingga tidak terlalu agresif dalam penambahannya, maka dari sisi permintaannya seharusnya ada peningkatan.

Ia mengungkapkan beberapa aktivitas pembangunan gedung perkantoran akan mundur waktu penyelesaian konstruksinya, sedangkan gedung yang mulai beroperasi pada kuartal II 2021 ini adalah Trinity Tower (di kawasan CBD atau sentrabisnis Jakarta) dan Wisma Barito Pacific 2 (di luar CBD).

"Pertumbuhan pasok relatif terbatas dalam kurun waktu dua-tiga tahun ke depan. Saat ini, cukup sulit untuk memprediksi kapan pengembang akan memulai pembangunan gedung-gedung baru," katanya.

Ferry juga mengungkapkan hal ini untuk pertama kalinya tingkat hunian perkantoran di kawasan CBD berada di bawah 80%, yang terjadi antara lain karena pengurangan luas kantor.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement