Sempat Kekurangan, Luhut Sebut 10.000 Oksigen Impor Masuk Pekan Ini

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 320 2440078 sempat-kekurangan-luhut-sebut-10-000-oksigen-impor-masuk-pekan-ini-lt3InXA5N3.png Tabung Oksigen (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengakui bahwa pemerintah sebelumnya ada masalah terkait stok oksigen. Tetapi, dia mengklaim bahwa stok oksigen sudah mulai membaik karena pihaknya sudah mampu mengidentifikasi dan mengalokasikan oksigen dengan lebih baik.

"Saya yakin dalam 4 hari ke depan, kita sudah makin baik, karena kami sudah mengimpor lebih dari 10 ribu dari rencana kami 50 ribu oxygen concentrator, dimana ini akan kami gunakan untuk orang-orang yang terkena Covid-19 ringan, sedangkan RS kita akan pakai liquid oxygen. Proses impornya sudah berjalan, dalam 3-4 hari ke depan sudah masuk ke Indonesia," ujar Luhut dalam pembacaan Deklarasi Gotong Royong Pengusaha dan Serikat Buruh/Pekerja secara virtual di Jakarta, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga: Selain Beras, 300.000 Paket Obat Gratis Disebar ke Pasien Covid-19 Rabu Ini

Dia melanjutkan, terkait vaksinasi, vaksinasi di Indonesia sudah berjalan dengan cepat, karena bulan ini Indonesia mendapatkan vaksin sebanyak 15 juta dari 31 juta yang ditargetkan. Sehingga, bulan ini pemerintah akan menyuntik 45 juta lebih suntikan, dan juga 45 juta lebih suntikan di bulan Agustus.

Baca Juga: Menko Luhut Sebut Bakal Ada Paket Obat Covid-19 untuk Rakyat Miskin

"Saya kira akan membuat jumlah yang disuntik di Indonesia lebih tinggi sehingga meningkatkan herd immunity kita," ucap Luhut.

Dia mengatakan bahwa hasil penanganan Covid-19 ini sudah dilaporkannya ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Hasil dari Google Maps, Facebook, dan NASA, kita sudah melihat ada perbaikan aktivitas di luar. Ini akan berdampak pada pengurangan kasus aktif Covid-19, tapi juga kita berharap akan menaikkan recovery rate kita yang dari ke hari terlihat membaik," pungkasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini